Kajian TACB Bandung, Luas Kamar Setnov Bukan Asli, Diubah 2010 Harus Dikembalikan ke Semula

Teka-teki kamar tahanan Setya Novanto lebih luas dibanding kamar tahanan lainnya di Lapas Sukamiskin

Kajian TACB Bandung, Luas Kamar Setnov Bukan Asli, Diubah 2010 Harus Dikembalikan ke Semula
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Ombudsman kunjungi Lapas Sukamiskin. Langsung minta melihat kamar Setya Novanto. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Teka-teki kamar tahanan Setya Novanto lebih luas dibanding kamar tahanan lainnya di Lapas Sukamiskin terjawab sudah.

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang berada di bawah Disbudpar Kota Bandung mengeluarkan surat yang menerangkan soal kamar tersebut.

Ketua TACB Kota Bandung, Harastoeti menerangkan, luas ruang hunian di lantai dua bangunan sayap (blok) timur dan (blok) barat dua kali luas unit ruang hunian di lantai bawahnya.

Pada 2010, pihaknya melakukan penelitian di Lapas Sukamiskin yang berstatus bangunan heritage.

"Pada gambar data proyek tahun 2010 luas ruang hunian di lantai 2 tersebut tidak ada yang lebih luas dari ruang hunian itu," ujarnya.

Soal Budi Daya Lobster, Susi Pudjiastuti Skak Ridwan Kamil, Mestinya Pemimpin Daerah Belajar

Ia mengatakan, ada perubahan ruang hunian menjadi empat kali luas ruang hunian di lantai satu.

"Perubahan luas ruang hunian menjadi empat kali luas ruang hunian di lantai 1 dapat dipastikan terjadi setelah 2010. Dengan demikian, ruang hunian tersebut bukan asli yang dibangun sejak lapas itu berdiri," katanya.

Lapas ‎ Sukamiskin dibangun pada era pemerintahan kolonial pada 1918. Ir Soekarno pernah dipenjara di lapas itu. Kamarnya berada di samping kamar Setya Novanto.

"Mengingat Lapas Sukamiskin berstatus bangunan cagar budaya golongan A, maka perubahan luas hunian di lantai 2 blok barat dan timur melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Perda Kota Bandung Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bangunan dan Kawasan Cagar Budaya," ujar dia.

Karena melanggar, pihaknya merekomendasikan agar kondisi hunian yang sudah diubah harus dikembalikan.

"Haris dikembalikan pada ukuran dan luas semula, yaitu dua kali ruang hunian di lantai satu," ujarnya.

Ada Tas Mencurigakan Dekat Gereja di Depok, Tim Gegana Turun Tangan, Pemilik Tas Ditelusuri

Seperti diketahui, pekan lalu Ombdusman RI melalui anggotanya Adrianus Meliala mengunjungi Lapas Sukamiskin. Ia sempat mengunjungi kamar Setya Novanto, mantan Ketua DPR di lantai 2.

Adrianus mendapati ruangan Setya Novanto lebih luas dibanding kamar lainnya. Temuan itu sebenarnya sudah diungkap sebelumnya. Namun, hingga kemarin, tidak ada perbaikan soal luasan kamar Setya Novanto, Nazarudin hingga Joko Susilo.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved