Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Sebut Telah Redistribusi 41 Ribu Hektare Lahan di Jabar dalam 10 Tahun

Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil menyebut telah meredistribusi 41 ribu hektare lahan di Jawa Barat dalam 10 tahun.

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Sebut Telah Redistribusi 41 Ribu Hektare Lahan di Jabar dalam 10 Tahun
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Menteri Administrasi Tata Ruang/Badan pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil menyerahkan sertifikat tanah kepada warga di Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Garut, Senin (23/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Menteri Administrasi Tata Ruang/Badan pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil menyebut telah meredistribusi 41 ribu hektare lahan di Jawa Barat dalam 10 tahun.

Termasuk 104 hektare lahan yang diberikan kepada warga di Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Garut pada hari ini.

"Program redistribusi tanah kepada masyarakat ini karena tanah HGU (hak guna usaha) yang terlantar. Banyak yang tak diurus dan digarap masyarakat," ucap Sofyan usai pemberian sertifikat tanah kepada warga Kecamatan Cisurupan, Senin (23/12/2019).

26 Tahun Garap Lahan Tak Bertuan, Cicih Warga Garut Ini Sekarang Punya Sertifikat

Tanah di perkebunan Harjasari, lanjutnya, sudah ditelantarkan hingga puluhan tahun.

Presiden Joko Widodo yang meminta agar tanah HGU yang terlantar diberikan kepada masyarakat.

"Hari ini kami bagikan 543 sertifikat ke masyarakat. Saya titip jangan diberikan lagi ke orang kaya. Syaratnya dalam sertifikat tidak boleh dialihkan (kepemilikan lahan)," katanya.

Ia menyebut, HGU yang berada di Jawa Barat tidak terlalu banyak.

Jelan Libur Natal dan Tahun Baru, Lalu Lintas Kota Bandung Mulai Ramai

Luasan yang diberikan kepada warga juga terbatas.

Pihaknya menargetkan pada 2025, seluruh tanah masyarakat akan didaftarkan dan mendapat sertifikat.

Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Barat, Yusuf Purnama, mengklaim capaian pemberian sertifikat di Jawa Barat sudah mencapai 96 persen pada 2019.

Pihaknya menargetkan membagikan sertifikat sebanyak 25.503.

"Seperti di Cisurupan sejak tahun 1991 sudah dimanfaatkan masyarakat. Tanah HGUnya tidak dimanfaatkan secara baik. Maka hari ini melalui redistribusi kami serahkan ke masyarakat," ujar Yusuf.

Tanah di Cisurupan itu, lanjutnya, sudah digunakan masyarakat untuk bermacam budidaya tanaman.

Para petani juga masih membutuhkan pendampingan terutama dalam kualitas produk tanamannya.

BREAKING NEWS - EZECHIEL MUNDUR dari Persib Bandung, Ini Kata Umuh Muchtar, Juga Ada Pemain Lain

BREAKING NEWS - EZECHIEL MUNDUR dari Persib Bandung, Ini Kata Umuh Muchtar Juga Ada Pemain Lain. (Foto: Tribun Jabar)
BREAKING NEWS - EZECHIEL MUNDUR dari Persib Bandung, Ini Kata Umuh Muchtar Juga Ada Pemain Lain. (Foto: Tribun Jabar) (Kolase Tribun Jabar)
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved