Libur Natal dan Tahun Baru, Bupati Minta Kenaikan Tarif Hotel di Garut Tidak Berlebihan

Di musim libur akhir tahun, tarif hotel yang ada di Garut diminta Bupati Garut, Rudy Gunawan tak menaikan tarif yang tinggi.

Libur Natal dan Tahun Baru, Bupati Minta Kenaikan Tarif Hotel di Garut Tidak Berlebihan
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Bupati Garut, Rudy Gunawan saat diwawancara di Kantor Bupati Garut, Senin (23/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Di musim libur akhir tahun, tarif hotel yang ada di Garut diminta Bupati Garut, Rudy Gunawan tak menaikan tarif yang tinggi.

Jangan sampai tarif hotel yang mahal membuat citra buruk pariwisata Garut.

"Jangan aji mumpung di libur akhir tahun ini. Biar wisatawan tidak kapok kalau berwisata lagi ke Garut," ucap Rudy, Sabtu (21/12/2019).

Pengunjung berswafoto di menara pandang Taman Wisata Alam, Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Garut, Senin (31/12).
Pengunjung berswafoto di menara pandang Taman Wisata Alam, Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Garut, Senin (31/12). (tribunjabar/firman wijaksana)

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut sudah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk menyambut musim libur Natal dan pergantian tahun. Wisatawan yang berkunjung ke Garut harus merasa nyaman.

"Kalau hotel profesional tidak akan menaikan harga sampai tinggi. Sewajarnya saja biar wisatawan mau datang lagi," katanya.

Truk Dilarang Beroperasi di Jalan Raya Garut Selama Musim Libur Natal dan Tahun Baru

50 Ribu Mobil Sudah Lintasi GT Cikampek Utama pada H-5 Libur Natal dan Tahun Baru

Amankan Libur Natal dan Tahun Baru, Direktorat Perkeretaapian dan Dishub Siap Bertugas 24 Jam

PHRI bersama dengan pemerintah membangun citra baik pariwisata Garut agar ramah dengan wisatawan.

Kunjungan wisata pun bisa semakin meningkat.

Ia menyebut, jika akan menaikan tarif harus dilakukan dengan batasan sekitar 20 persen.

Wisatawan bermain di Taman Air Sabda Alam, Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (10/6/2019). Hingga bulan Juli, diprediksi tingkat kunjungan masih akan ramai karena masih libur sekolah.
Wisatawan bermain di Taman Air Sabda Alam, Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (10/6/2019). Hingga bulan Juli, diprediksi tingkat kunjungan masih akan ramai karena masih libur sekolah. (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Jika ada yang menaikan harga lebih dari itu, tentu akan mengecewakan wisatawan.

"Terus beri pelayanan tambahan. Seperti makan malam atau hiburan. Jadi betah saat menghabiskan liburan di Garut. Walau harga naik, tapi pengunjung bisa puas," ujarnya.

Dengan bertambahnya hotel berbagai kelas, membuat persaingan bisnis bisa lebih baik. Terutama dalam memberi pelayanan kepada wisatawan.

"Seperti adanya Hotel Santika dan hotel berkelas lainnya membuat persaingan lebih baik. Tidak asal menaikan harga seperti dulu," katanya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved