Breaking News:

Sungai Cipager Berkali-kali Dibersihkan Tapi Sampah Kembali Menumpuk, BPBD Sebut Ini Alasannya

Upaya pembersihan Cipager sudah ketiga kalinya dilaksanakan, namun sampah kembali menumpuk

Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Sungai Cipager, Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menyebut, sebagian masyarakat di Desa Battembat, Kecamatan Tengahtani, masih sering membuang sampah sembarangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, mengatakan, upaya pembersihan Cipager sudah ketiga kalinya dilaksanakan, namun sampah kembali menumpuk.

"Kami juga menyayangkan masih adanya warga yang membuang sampah ke sunga ini. Yang tadinya sudah lumayan bersih jadi menumpuk lagi kotoran sampah yang berserakan," kata Dadang di Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Jumat (20/12/2019).

Dadang mengatakan, ia berharap sinergitas yang sudah terbangun oleh semua elemen masyarakat, dapat berjalan hingga upaya normalisasi sungai berhasil.

"Pokonya bersama elemen lainnya tetap melaksanakan tugas sosial ini. Makanya jangan sampai hujan lebat bisa menghambat aliran sungai sehingga bisa menyebabkan banjir. Karena dampaknya tetap akan berimbas kepada masyarakat," katanya.

Manajemen dan Pelatih Persib Gelar Pertemuan Tertutup, Hasil Diumumkan Setelah Liga 1 2019 Berakhir

Pantauan Tribun Jabar, 100 personel gabungan dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), TNI-Polri, dan masyarakat sekitar, turun langsung ke aliran sungai untuk mencabut eceng gondok yang tumbuh subur.

Personel gabungan kesulitan untuk membersihkan sungai tersebut, karena tumbuh subur sepanjang lebih dari satu kilometer dan tidak adanya alat mumpuni.

Dadang mengatakan, membutuhkan waktu lama dan tenaga ekstra agar permasalahan Sungai Cipager dapat teratasi.

KALEIDOSKOP 2019 - Deretan Konser yang Berlangsung Ricuh, dari Dewa 19 hingga LANY

Salah satu caranya, menggunakan, alat berat berupa ekskavator apung yang bisa langsung diterjunkan ke aliran sungai dan alat garok modern.

"Permasalahan muncul karena kawasan tersebut tidak memiliki aksek masuk alat berat untuk diturunkan ke sungai," katanya.
 

Mengandung Kolesterol Tinggi, Telur Puyuh Ternyata Punya Segudang Manfaat, Apa Saja?

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved