Kepala Desa di Nganjuk Diduga Pungli Pengusaha Rp 100 Juta, Modus Sosialisasi Pemanfaatan Jalan Desa

Diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengusaha tambang, Kepala Desa (Kades) Gondang, di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Wah

Kepala Desa di Nganjuk Diduga Pungli Pengusaha Rp 100 Juta, Modus Sosialisasi Pemanfaatan Jalan Desa
Dok.Polres Nganjuk
Jajaran Polres Nganjuk, Jawa Timur, saat rilis hasil operasi tangkap tangan terhadap seorang kades. 

TRIBUNJABAR.ID, KEDIRI - Diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengusaha tambang, Kepala Desa (Kades) Gondang, di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Wahyu Nurhadi (30), diamankan Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Nganjuk, Jumat (13/12/2019).

Penangkapan dilakukan di sebuah rumah makan di Jalan Panglima Sudirman Nganjuk, dari penangkapan itu polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 19.700.000, ponsel, serta surat pengajuan sosialisasi.

Kepada petugas, Nurhadi mengaku jika dirinya tidak sendirian dalam meminta uang kompensasi kepada pengusaha tambang tersebut, melainkan bersama tim perangkat Desa Gondang.

Albertina Ho, Srikandi Hukum Jadi Dewan Pengawas KPK,Tegas Tak Pandang Bulu Saat Tangani Kasus Kakap

Kades pungli pengusaha tambang Rp 100 juta

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Nganjuk, Iptu Nikolas Bagas, mengatakan bahwa dugaan pungli yang dilakukan Nurhadi berawal dari pengusaha tambang yang hendak mengajukan izin sosialisasi pemanfaatan jalan desa ke kades.

Izin sosialisasi kepada warga itu diperlukan karena kendaraan tambang akan hilir mudik melewati kampung tersebut.

"Tapi kades tidak memberikan izin sosialisasi jika tidak ada kompensasi sebesar Rp 100 juta," ujar Iptu Nikolas, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/12/2019).

Amankan uang Rp 19,7 juta

Atas permintaan itu, sambungnya, pengusaha tambang sepakat atas kompensasi yang diminta kades, namun pembayaran dilakukan dua kali.

Dari kesepakatan itu, akhirnya dibuat perjanjian untuk bertemu di salah satu rumah makan di Kota Nganjuk, saat hendak melakukan pembayaran uang tersebut, polisi langsung melakukan penangkapan.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved