Jumlah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Garut Cukup Tinggi, Beberapa Pelaku Merupakan Orang Terdekat

Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma, mengatakan bahwa kasus kekerasan terhadap anak di Garut cukup mencuat dalam tahun ini.

Jumlah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Garut Cukup Tinggi, Beberapa Pelaku Merupakan Orang Terdekat
Tribun Jabar/Wahyudi Utomo
Ilustrasi kekerasan dan pelecehan seksual pada anak. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebanyak 353 kasus ditangani Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri atau Kejari Garut.

Dari jumlah tersebut, jumlah kasus kekerasan terhadap anak cukup banyak, yaitu 39 kasus.

Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma, mengatakan bahwa kasus kekerasan terhadap anak di Garut cukup mencuat dalam tahun ini.

Pihaknya bahkan sudah menuntut sejumlah terdakwa pencabulan dengan tuntutan maksimal.

"Ada yang 20 tahun kami tuntut. Itu juga sudah ditambah hukuman tambahan sepertiganya karena dilakukan orang terdekat," ujar Dapot di Kantor Kejari Garut, Kamis (19/12/2019).

Diduga Cabuli Pasien Pengobatan Alternatif, Husein Alatas Ditangkap Polisi

Penanganan kasus pencabulan, diharapkan Dapot bisa berkurang pada tahun depan.

Aparat kepolisian dan kejaksaan sudah melakukan penindakan. Peran pemerintah diperlukan untuk menekan angka kekerasan kepada anak.

"Apalagi banyak kasus ke anak itu malah dilakukan sama orang terdekat. Perlu penanganan biar bisa ditekan kasusnya," katanya.

Selain kasus kekerasan terhadap anak, sejumlah kasus pidana yang memiliki angka tinggi yakni kasus pencurian sebanyak 106 kasus, penggelapan penipuan 59 kasus, pembunuhan lima kasus, narkotika 28 kasus, penganiayaan 49 kasus, perkara anak delapan kasus, dan undang-undang kesehatan 29 kasus.

"Kasus pembunuhan juga ada yang kami hukum maksimal. Semisal pembunuhan sopir online beberapa waktu lalu, dua terdakwanya kami tuntut hukuman seumur hidup dan divonis mati," ucapnya.

Selain kasus pembunuhan, kasus pornografi di Garut juga menghebohkan masyarakat.

Kasus 'Vina Garut' jadi yang paling disorot masyarakat. Pasalnya video asusila itu dilakukan empat pria dan satu wanita.

"Kasus pornografi itu masih disidangkan hingga saat ini. Masih masuk tahap pemeriksaan saksi," katanya.

4 Orang Tewas Digigit Ular Kobra, Geger Lagi, Muncul Ular Kobra 4 Meter, Kades Bingung Kok Ada Kobra

Bejat, Pria 44 Tahun di Kupang Cabuli Bayi Umur 3 Tahun yang Sedang Tidur

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved