Banjir di Kabupaten Bandung
Jalan Dayeuhkolot-Baleendah Sudah Bisa Dilalui, Banjir Masih Terjadi di Andir dan Bojong Asih
Jalan Dayeuhkolot-Baleendah sudah bisa dilalui. Banjir masih melanda Andir dan Bojong Asih.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Banjir yang terjadi di Dayeuhkolot dan Baleendah, Kabupaten Bandung kini sudah mulai surut.
Jalan Baleendah Dayeuhkolot sudah bisa dilalui kendaraan dan sudah tidak ada genangan air.
Namun untuk di daerah Andir, Baleendah, dan Bojong Asih, Dayeuhkolot, masih terdapat genangan air.
Di dua daerah itu air sudah mulai surut.
Di Bojongasih yang kemarin ketinggian air 1,3 - 1,8 meter kini hanya sekitar 20 sentimeter.
Menurut warga Bojong Asih, Atib (70), air mulai menggenangi kampungnya pada hari Selasa (17/19/2019) dan mulai surut dini hari tadi.
"Kemarin air tingginya mencapai sekitar satu meter, tapi sekarang cepat surut," ujar Atib, di sela membersihkan rumahnya, Kamis (19/12/2019).
Atib mengatakan, kemarin untuk melewati jalan depan rumahnya harus menggunakan perahu.
"Sekarang mah udah bisa dilewatin, airnya udah surut," ucapnya.
Rumah Atib, kini sudah tidak tergenang air tapi jalan di depan rumahnya masih tergenang air ketinggiannya sekitar 20 sentimeter.
• Tinjau Lokasi Banjir di Dayeuhkolot & Baleendah, Pangdam III Siliwangi: Banjir Sekarang Cepat Surut
• Mengungsi Karena Banjir di Baleendah Bandung, Warga: Sudah Biasa Tiap Tahun Begini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir-bojong-asih-dayeuhkolot.jpg)