Antisipasi Sweeping Pada Libur Natal, Ridwan Kamil Sebut Aparat Sudah Komunikasi dengan Ormas

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut hadir pada apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2019 yang digelar di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan G

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil memeriksa pasukan, Kamis (19/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut hadir pada apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2019 yang digelar di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Gedung Sate, Bandung, Kamis (19/12/2019).

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa berdasarkan amanat dari Kapolri yang dibacakan oleh Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, bahwa ada 12 kerawanan terkait kondusivitas yang harus diantisipasi.

"Kerawanan yang harus diantisipasi ialah terorisme, radikalisme, kecelakaan, kemacetan lalu lintas dan banyak hal lainnya. Semoga anggota pengamanan tetap sehat, karena Jawa Barat ini harus kondusif khususnya menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," kata Ridwan Kamil.

Kapolres Jamin Keamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Indramayu, 1.084 Personel Disiagakan

Gubernur Jabar juga menegaskan, jika ada kelompok yang mengganggu kondusifitas Jawa Barat, maka bersiap-siap berhadapan dengan pihak TNI dan Polri.

Mengenai sweeping atribut Natal, kata Ridwan Kamil, TNI dan Polri sudah lebih dulu menjalin komunikasi dengan ormas, sehingga diharapkan situasi kondusif.

Sebagai inspektur upacara Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, mengatakan bahwa pengamanan selama Natal dan Tahun Baru akan dilaksanakan dari tanggal 23 Desember 2019 hingga 01 Januari 2020.

"Operasi digelar selama 10 hari. Apel ini digelar untuk menunjukkan kesiapan personel dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru," kata Pangdam III/Siliwangi saat menbacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Sebanyak 19.1807 personel gabungan akan dikerahkan di seluruh Indonesia, untuk mengamankan 61.308 obyek semisal gereja, pusat perbelanjaan, tempat wisata, stasiun, bandara, dan pelabuhan.

Akan dibangun juga 1.792 pos pengamanan, 745 pos pelayanan, dan 45 pos terpadu. Pada apel tersbeut, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi juga turut hadir bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepala SAR, Kadishub Provinsi, dan pimpinan instansi terkait lainnya.

Kereta Api Lewat Setiap 7 Menit Selama Natal dan Tahun Baru, PT KAI Imbau Warga Lebih Waspada

Gubernur, Kapolda, dan Pangdam, Pastikan Natal dan Tahun Baru 2020 di Jabar Aman

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved