Breaking News:

Ular Ternyata Takut Kucing, Ini 2 Cara Ampuh Cegah Ular Menyelinap ke Rumah Kata Panji Petualang

Ternyata Panji Petualang sempat membagikan cara untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah melalui vlognya yang diunggah pada 29 Agustus lalu

Penulis: Widia Lestari
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Kolase Tribun Jabar (Pixabay)
Panji Petualang jelaskan ular takut pada kucing. 

TRIBUNJABAR.ID - Ternyata Panji Petualang sempat membagikan cara untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah melalui vlognya yang diunggah pada 29 Agustus lalu, berjudul 'Rumah Gw Kemasukan Kobra Liar/Auto Cyduk !!'.

Pada video itu, Panji Petualang tampak mengevakuasi ular kobra yang tiba-tiba menyelinap ke kawasan rumahnya di Purwakarta.

Ular kobra tersebut menyasar masuk ke tumpukan benda-benda yang mana rumah Panji Petualang sedang direnovasi.

Disebutkan, ular kobra hitam tersebut sedang hamil dan mencari tempat hangat untuk bertelur.

Setelah ditangkap dan dilepasliarkan ke kebun karet, Panji Petualang kemudian berbagi pengetahuan agar pengalamannya itu bisa menjadi pembelajaran bagi pentonton vlognya.

Ngeri Teror Ular Kobra, Cara Atasinya Bukan Pakai Garam, Ini yang Benar Kata Panji Petualang

Ia menyebut, ada dua cara yang bisa membuat ular tak sampai masuk ke dalam rumah.

Pertama, hal ampuh yang bisa atasi ular biar tak jadi masuk ke dalam rumah adalah kucing. Menurutnya, ular itu takut dengan kucing.

Kucing Persia
Kucing Persia (Tribun Jabar/Fasko Dehotman)

"Ada dua cara buat atasi ular enggak masuk ke rumah kalian. Pertama adalah pelihara kucing. Ular takut sama kucing," kata Panji Petualang.

Panji menjelaskan, maksud ular takut kucing itu bukan berarti kucing kebal akan bisa ular, kucing justru memiliki reaksi refleks yang cepat.

Menurutnya, refleks kucing itulah yang membuat ular bisa takut sehingga lari untuk menjauh dari lingkungan rumah.

"Sebenarnya kucing enggak kebal bisa, tapi kalau misalkan kucing ketemu ular refleks kucing cepat jadi jarang sampai kena gigit, dan akhirnya ular jadi takut lalu lari enggak akan ke lingkungan rumah kita gara-gara kita pelihara kucing," ujar Panji Petualang.

Selain saran memilihara kucing, Panji Petualang juga memberi tahu cara yang kedua, yakni rumah harus dalam keadaan bersih dan rapi.

Ia menyebut, jangan sampai banyak tumpukan barang karena seperti kejadian yang menimpanya, tumpukan barang itu justru menjadi sasaran untuk ditempati ular.

"Hindari tumpukan barang kaya gini nih, jadi semakin kita bersih semakin mustahil ular itu masuk ke rumah," kata Panji Petualang.

Ini Dia Kameramen Panji Petualang yang Viral Ketakutan Teriak Pak Lemes Pak, Akunnya Diserbu

Walaupun begitu, Panji Petualang menyarankan, memelihara kucing bisa dikatakan ampuh untuk mencegah masuknya ular ke dalam rumah.

"Kuncinya kucing sih, kita pelihara hewan peliharaan kaya kucing itu top lah buat ngatasi ular itu supaya enggak masuk rumah," ujarnya.

Ilustrasi: Mencegah ular masuk ke dalam rumah.
Ilustrasi: Mencegah ular masuk ke dalam rumah. (Kolase Tribun Jabar)

Ular Tak Takut Garam

Anda bisa jadi pernah mendengar anggapan tersebut yang menyatakan taburan garam bisa mengatasi ular.

Anggapan itu ternyata terpatahkan setelah Panji Petualang melakukan eksperimen langsung di depan warga yang wilayahnya kena teror ular kobra.

Momen ini terlihat dalam siaran langsung berita di TV One News yang tayang pada 12 Desember 2019 dan diunggah ke channel Youtube.

Panji Petualang pun menunjukkam bayi ular kobra yang ditemukan dari rumah warga, lalu ditaburkan garam di sekitarnya.

Namun, ternyata taburan garam itu tak mempan.

"Reaksi ular ketika ada garam di sekitarnya biasa aja. Enggak ada rasa takut sakit kepanasan, enggak ada rasa perih atau apa," kata Panji Petualang.

Menurutnya, garam tak memberikan pengaruh apa pun untuk membuat ular kobra takut. Ia menyebut justru ular takutnya pada manusia.

"Jadi enggak ada ular takut garam dan garam tidak memberi pengaruh apa pun ketika ada ular. Yang ditakuti ular ada manusia karena secara insting dan naluri ular tahu manusia itu predator atau ancaman," kata Panji Petualang.

Menurutnya, cara yang benar untuk mengatasi teror ular itu tak boleh sembarangan.

Ular kobra dewasa sepanjang 2 meter yang ditangkap penjaja nasi goreng di Kampung Poncol Jaya, Jakasampurna, Bekasi Barat dievakuasi pemadam kebakaran Kota Bekasi, Kamis (12/12/2019).
Ular kobra dewasa sepanjang 2 meter yang ditangkap penjaja nasi goreng di Kampung Poncol Jaya, Jakasampurna, Bekasi Barat dievakuasi pemadam kebakaran Kota Bekasi, Kamis (12/12/2019). (Dok. Damkar Kota Bekasi)

"Kalo menemukan, harus menggunakan safety tool jadi kita jangan pakai tangan langsung. Pakailah alat diangkat biar aman," katanya.

Walaupun begitu Panji Petualang mengingatkan tak boleh sembarangan saat mengatasi munculnya ular.

"Intinya megangnya harus safety enggak boleh sembarangan," ujarnya.

Bedanya Ular Berbisa dan Bukan

Ternyata, ular tak bisa dibedakan berbisa atau tidak hanya dari ciri fisik saja.

Panji lalu membuktikan, ia menunjukkan fisik anak ular kobra atau ular yang berbisa.

"Ini ular kobra kepalanya tidak segitiga, justru oval atau seperti lonjong telur. Lalu kemudian, warna ular berbisa katanya selalu cerah mencolok. Ini kobra warnanya gelap, kelabu, dan tidak mencolok. Ini berbisa," kata Panji, dikutip TribunJabar.id dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (17/12/2019).

Menurutnya, cara satu-satunya untuk mengetahui ular tersebut memiliki bisa atau tidak, adalah dengan cara melihat taringnya.

Namun, cara tersebut hanya dilakukan oleh profesional alias tak boleh ditiru.

Panji mengatakan, ular berbisa biasanya punya taring bisa di bagian depan.

Taring tersebut terlihat lebih panjang dari gigi lainnya.

"Kalau ada dua taring, dia punya bisa mematikan. Kalau tidak ada taring, berarti tidak berbisa. Tetap bisa melukai, tapi hanya luka kecil saja dan tidak berbahaya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved