Persiapan Berada di Titik Nadir, Atlet Tetap Siap Maksimal di PON XX/2020

Dulu pelatda terkondisikan. Persiapan kali ini agak susah mulainya dari mana.

Persiapan Berada di Titik Nadir, Atlet Tetap Siap Maksimal di PON XX/2020
TRIBUN JABAR/SUGIRI U. A
ATLET dan pelatih menjadi narasumber di acara Obrolan Juara Bedah Cabang Olahraga yang diadakan Siwo PWI Jabar di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (16/12/2019). 

Di PON XIX/2016, Jabar meraih tujuh medali emas yang disumbangkan empat atlet.

Menurutnya, Jabar saat itu memperoleh keuntungan karena berstatus tuan rumah. Beda dengan sekarang yang mungkin penyusunan jadwal tak sesuai yang diinginkan.

Meski begitu, atletik bertekad mengamankan tujuh emas seperti di PON XIX.

Di cabang angkat besi, pelatih Jajang Supriatna menyatakan kesiapannya menghadapi PON nanti. Tetapi, dia berharap pelatda terpusat segera dilaksanakan. "Mudah-mudahan Januari sudah pelatihan di satu tempat. Mengenai pesaing, Lampung berkembang tapi daerah lain juga. Ada DKI Jakarta dan Jawa Timur," ucapnya.

Lifter asal Jawa Barat Windy Cantika yang meraih medali emas di SEA Games 2019 enggan terbebani dengan ekspektasi di PON nanti. Menurutnya, dia akan menjalani dengan mengalir saja.

"Persaingan dari DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Kalau di angkat besi, persaingannya sesuai kelas. Maka satu kelas dengan kelas lainnya berbeda-beda daerahnya," ucap atlet yang turun di kelas 49 kilogram ini.

Windy saat ini menjalani latihan di pelatnas bersama atlet asal Kabupaten Bandung lainnya, Tsabitha Alfiah. Tsabitha merasa beruntung karena bergabung di pelatnas sehingga bisa menjalani latihan yang didukung dengan makan dan asupan vitamin teratur.

"Kasihan atlet di daerah. Tapi meskipun begitu, kami akan tetap berjuang demi medali emas tanpa diminta," katanya. (*)

Penulis: Sugiri
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved