Ingin Bikin STNK Baru? Ini Daftar Harga, Syarat, dan Prosedur

Dokumen yang hilang ini harus segera diganti dengan yang baru, sebab STNK merupakan salah satu syarat dan bukti keabsahan kendaraan di jalan raya.

ist
Bentuk e-STNK yang akan diterapkan nanti 

TRIBUNJABAR.ID - Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK) hilang dapat terjadi pada siapapun.

Dokumen yang hilang ini harus segera diganti dengan yang baru, sebab STNK merupakan salah satu syarat dan bukti keabsahan kendaraan di jalan raya.

Kepala Seksi (Kasie) STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman mengatakan, biaya untuk membuat STNK baru pada dasarnya hanya membayar tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak ( PNBP).

"Pada dasarnya hanya membayar PNBP saja. Kecuali saat pembuatan baru itu pemilik punya sangkutan pajak lain, seperti telat pajak dan lainnya," kata Kompol Arif kepada Kompas.com, Rabu (18/12/2019).

Berikut beberapa tarif penerbitan STNK yang tertera dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Peneriman Negara Bukan Pajak (PP 60/2016):

1. Kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3
a. Baru: Rp 100.000
b. Perpanjangan: Rp 100.000 per penerbitan 5 tahun sekali.

2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih
a. Baru: Rp 200.000
b. Perpanjangan: Rp 200.000 per penerbitan 5 tahun sekali

STNK hilang:

Jika STNK hilang, maka tidak perlu resah karena bisa diganti dengan yang baru.

Hanya saja rupanya masih banyak yang belum paham mengenai cara atau syarat dan prosedur untuk membuat STNK baru karena hilang.

Halaman
123
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved