Wow! Tunggakan Pajak Vila di Cipanas Capai Miliaran, Modus Vila Kosong Pemilik Kabur Saat Ditagih

Sebab, pajak sangat penting dalam untuk meningkatkan pembangunan yang nantinya bisa dinikmati masyarakat.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ravianto
ferri amiril/tribun jabar
Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cianjur mendata banyak vila yang menunggak pajak bumi dan banguna di kawasan Cipanas. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cianjur mendata banyak vila yang menunggak pajak bumi dan banguna di kawasan Cipanas.

Kepala Bappenda Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan, kesadaran pemilik vila dalam bayar pajak sangat rendah. Terutama pemilik vila yang tinggal di luar Kabupaten Cianjur, mereka sangat sulit untuk membayar.

"Kami kesulitan dalam melakukan penagihan pajak, karena banyak pemiliknya tidak ada di tempat atau di luar kota. Biasanya hanya ada penunggu vila saja. Seperti yang terjadi di Villa Colibah pada saat petugas menyampaikan SPPT dan menagih hanya bertemu dengan penunggu vila," katanya Selasa (17/12/2019).

Ia mengatakan, di Villa Kota Bunga saja untuk ketetapan tahun 2019 total yang belum membayar pajak ada sebanyak 1.087 pemilik, di antaranya 474 wajib pajak di Desa Batulawang dan 613 wajib pajak masuk Desa Sukanagalih.

"Jumlah nominal keseluruhan yang belum membayar atau tunggakan pajak senilai Rp1.634.000.000," katanya.

Pihaknya akan segera membenahi masalah tunggakan pajak tersebut, agar pemilik vila berkomitmen meningkatkan keputuhan terhadap aturan pajak di Kabupaten Cianjur.

Sebab, pajak sangat penting dalam untuk meningkatkan pembangunan yang nantinya bisa dinikmati masyarakat.

"Jika mereka masih saja tidak patuh, maka kami akan berkoordinasi dengan dinas atau lembaga terkait untuk menetapkan langkah-langkah selanjutnya," kata Komar.

Ia mengatakan, sudah melakukan penagihan terhadap pemilik vila yang berada di wilayah Cianjur utara dan beberapa perusahaan yang belum membayar PBB.

Seperti perusahaan PT Selindo Pilar Namus yang belum melunasi PBB-P2.

"Vila dan perusahaan yang masih menunggak akan dan ada sudah kami pasang stiker, bahkan plang peringatan," tandasnya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved