Puskesmas di Cianjur Dituntut Lakukan Inovasi, Tingkatkan Derajat IPM dengan Perbaikan Mobilisasi

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman berharap Hari Kesehatan NAsional jadi pemacu semangat kalangan dunia kesehatan untuk terus meningkatkan IPM Cianjur

Puskesmas di Cianjur Dituntut Lakukan Inovasi, Tingkatkan Derajat IPM dengan Perbaikan Mobilisasi
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
ULAR TANGGA GIZI - Medis dari Puskesmas Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur bermain ular tangga gizi. Setiap angka dan simbol buah dan sayuran menyimpan pertanyaan seputar gizi dan kesehatan yang harus dijawab oleh pengunjung. Gerakan anti stunting lingkup puskesmas Gunung Bitung menjadi tema stand ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Plt Bupati Cianjur Herman Suherman berharap Hari Kesehatan Nasional menjadi pemacu semangat kalangan dunia kesehatan untuk terus meningkatkan IPM Cianjur dengan beragam inovasi di setiap puskesmas maupun pelayanan kesehatan masyarakat lainnya.

"Di Cianjur puncaknya hari ini HKN ke-55, saya apresiasi dan bersyukur Pemkab Cianjur mendapat 10 penghargaan baik tingkat provinsi maupun nasional," ujar Herman di lapangan Prawatasari, Selasa (17/12/2019).

Ia juga mengapresiasi peningkatan tiga rumah sakit yang dimiliki Cianjur. RSUD Sayang menjadi bintang lima utama, RSUD Cimacan bintang IV, dan RSUD Pagelaran bintang III.

"Puskesmas juga sudah banyak yang terakreditasi, semoga dengan hal ini bisa mendorong derajat kesehatan warga Cianjur," katanya.

Tunggakan Pajak Vila di Cipanas Cianjur Capai Miliaran, Modus Vila Kosong Pemilik Kabur Saat Ditagih

10 Ton Ikan Kabur dari Keramba, Petani Ikan KJA Jangari Mande Cianjur Merugi Diterjang Air Bah

Ia mengatakan, kendala untuk meningkatkan IPM dalam bidang kesehatan adalah faktor mobilisasi.

"Cianjur masih banyak daerah pelosok, semoga ke depan bisa diperbaiki," katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan, dr Irvan Fauzy, mengatakan, 10 penghargaan yang didapat di antaranya dokter gigi teladan, gizi tingkat provinsi, puskesmas berprestasi, kabupaten ramah anak, pengelola TB terbaik.

"HKN tahun ini mengambil tema generasi sehat Indonesia maju, sekaranh berada dalam periode generasi muda dan tahun 2030 milenial menjadi momen generasi penerus," katanya.

Ia mengatakan, ada enam indikator untuk mewujudkan hal tersebut, di antaranya aktivitas fisik dan makannl makanan gizi seimbang.

"Puncak acara diisi dengan pemberian apresiasi, penampilan senam kreatif, fashion show, dan bazar inovasi," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved