Jelang Natal dan Tahun Baru, Warga di Ciamis Mulai Kesulitan Gas Melon

Menjelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah warga di Ciamis mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg ( gas melon )

Jelang Natal dan Tahun Baru, Warga di Ciamis Mulai Kesulitan Gas Melon
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Sejumlah warga tengah mengantre untuk membeli gas melon di sebuah pangkalan di Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Minggu (27/11). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS- Menjelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah warga di Ciamis mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg ( gas melon ) untuk kegiatan masak sehari-hari.

Udin (23) penjual makanan dan minuman jongko roda halte IC Komplek Perkantoran Kertasari Ciamis, merasakannya pada Senin (16/12/2019) malam.

“Sejak tadi malam, saya cari-cari gas (3 kg) ke beberapa warung, semuanya kosong. Sudah empat warung saya datangi tapi kosong semua. Malah ada warung yang sudah tiga hari tidak menyediakan gas melon,”kata Udin kepada Tribun Jabar pada Selasa (17/12/2019).

Akibat sulit mendapatkan gas melon tersebut Udin dan ayahnya, Abah, terpaksa tidak melayani pesanan mie rebus dan kopi.

“Kalau butuh banget (pesanan kopi). Masak airnya terpaksa di magic com. Besok mau cari ke warung atau pangkalan gas yang lebih jauh. Warung-warung di sekitar ini sudah kami datangi semua, semuanya ngaku gasnya tak ada alias kosong,” kata Udin.

Empat dari dua warung yang sudah didatangi Udin tersebut juga merupakan pangkalan gas elpiji 3 kg. Semuanya tidak punya stok gas elpiji 3 kg.

Rumah Makan Besar Dilarang Pakai Gas Melon, Disperindag Garut Sidak Penggunaan Gas 3 Kg

Bupati Purwakarta Siapkan Sanksi Jika Masih Ada ASN yang Memakai Gas Melon


 

Penulis: Andri M Dani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved