Jumat, 29 Mei 2026

Terpopuler

Giliran Warga Tasikmalaya yang Dihantui Teror Ular Kobra, Sudah Ada 10 Anak Ular Ditemukan

Munculnya anak ular kobra ini bikin geger warga Tasikmalaya. Jenis ular berbisa itu ditemukan warga di kawasa perumahan.

Tayang:
Editor: Yongky Yulius
Tribun Jabar
Anak ular kobra yang ditemukan di Tasikmalaya 

TRIBUNJABAR.ID - Setelah ramai teror ular kobra di Purwakarta, kini giliran warga Tasikmalaya yang kena teror ular kobra. Tak hanya itu, bahkan kalajengking pun lebih dulu bermunculan di permukiman warga.

Dilihat dari foto-foto berdasarkan laporan wartawan Tribunjabar.id di Tasikmalaya, ular kobra yang ditemukan itu berukuran kecil atau masih bayi.

Ular-ular itu dimasukkan dalam botol bekas minuman setelah ditangkap warga.

Munculnya anak ular kobra ini bikin geger warga Tasikmalaya. Jenis ular berbisa itu ditemukan warga di kawasan perumahan.

Disebutkan, sudah ada 10 anak ular kobra yang ditemukan di perumahan Tata Lestari, Desa Cikadongdong, Kabupaten Tasikmalaya.

Awalnya, ular kobra ini pertama kali ditemukan sejak seminggu lalu. Hingga kini, Senin (16/12/2019) ada juga ular kobra yang ditemukan di sekitar rumah warga.

Berdasarkan ciri-cirinya, anak ular kobra yang ditemukan warga Tasikmalaya itu panjangnya sekitar 40 sentimeter.

 Ngeri Teror Ular Kobra, Cara Atasinya Bukan Pakai Garam, Ini yang Benar Kata Panji Petualang

"Panjang ular ini sekitar 40 cm dengan diameter sebesar telunjuk orang dewasa," ujar Ketua RW di Perumahan Tata Lestari, Dedi MZ, kepada wartawan Tribunjabar.id.

Melihat anak-anak ular kobra yang ditemukan, Dedi menyebut warga takut dan khawatir akan bisa ular itu.

"Yang kami takutkan, walau kecil tapi di bagian lehernya sudah bisa membuka lebar khas kobra. Kami khawatir sudah berbisa," katanya.

Selain teror ular kobra, warga Tasikmalaya pun lebih dulu mendapatkan teror kalajengking.

Menurutnya, kalajengking tiba-tiba bermunculan sejak beberapa bulan lalu, sebelum adanya teror ular kobra.

Disebutkan, warga menemukan kalajengking itu merayap di sekitar rumah.

Mulai dari halaman rumah, hingga merayap akan masuk ke bagian dalam rumah.

 Teror Ular Kobra di Tasik, Warga Cari Tahu Jenisnya di Google, Ternyata Jika Kena Gigit Bisa Mati

"Warga tiba-tiba saja dikejutkan dengan keberadaan kalajengking di halaman rumah, taman depan rumah, bahkan ada yang merayap mau masuk ke dapur," kata Dedi.

Hingga kini, warga pun masih dihantui teror ular kobra hingga kalajengking itu.

Berikut ini foto-fotonya.

Ular kobra ditemukan di sekitar perumahan

Ular kobra yang tertangkap di Tasikmalaya.
Ular kobra yang tertangkap di Tasikmalaya. (istimewa)

Anak ular kobra muncul sejak sepekan lalu

Anak ular kobra yang ditemukan di  Tasikmalaya
Anak ular kobra yang ditemukan di Tasikmalaya (Tribun Jabar)

Kalajengking yang ditemukan di sekitar rumah warga

Kalajengking juga meneror warga Perumahan Tata Lestari di Kabupaten Tasikmalaya.
Kalajengking juga meneror warga Perumahan Tata Lestari di Kabupaten Tasikmalaya. (istimewa)

Cara Hindari Masuknya Ular ke Rumah

Melalui akun Instagram, LIPI Indonesia membagikan cara untuk menghindari masuknya ular ke dalam rumah.

Berikut ini penjelasannya.

"Ular kobra atau disebut juga ular sendok adalah jenis ular berbisa dari suku Elapidae. 
Disebut ular sendok karena ular ini dapat menegakkan dan memipihkan lehernya,

melengkung menyerupai sendok, apabila merasa terganggu atau merasa terancam oleh musuhnya. 
Ular ini juga memiliki kemampuan menyemprotkan bisa (venom). 
Peneliti reptil dari Pusat Penelitian Biologi LIPI Amir Hamidy mengungkapkan, terdapat dua jenis ular kobra di Indonesia.

Kobra sumatra atau Naja sumatrana yang terdapat di Sumatra dan Kalimantan dan

kobra jawa atau Naja sputarix yang terdistribusi di Jawa, Bali, Lombok, Komodo, Rinca, Sumbawa, dan Flores.

Ular kobra jawa menghuni tipe habitat seperti perbatasan hutan yang terbuka, savana, persawahan, dan pekarangan.

Ular ini berukuran rata rata 1,3 meter dan bisa mencapai ukuran panjang 1,8 meter.

Sekali bertelur induk betina ular kobra Jawa dapat menghasilkan 10-20 butir telur.

Telur-telur tersebut akan menetas dalam rentang waktu tiga sampai empat bulan.

Telur kobra diletakkan di lubang-lubang tanah atau di bawah serasah daun kering yang lembab. 
Awal musim penghujan adalah waktu menetasnya telur ular.

Fenomena ini wajar dan merupakan siklus alami.

Untuk menghindari masuknya ular ke rumah dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah.

Gunakan pembersih lantai dengan aroma yang menyegat karena ular tidak suka dengan bau yang tajam. 
Hindari meninggalkan sampah bekas makanan di rumah yang dapat mengundang tikus mangsa ular,” jelasnya.

Selalu bersihkan rumah dari tumpukan barang-barang, termasuk perkarangan rumah dari tumpukan daun-daun kering

atau material yang menumpuk yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.

Untuk keamanan, pemindahan ular dilakukan dengan pendampingan dari petugas yang berwenang

dan memiliki pengetahuan untuk menangani ular berbisa.
.
.
Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI."

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved