Breaking News:

Sinergikan SOP MKKP dan PKKP, Disparbud Jabar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di Bandung

Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah perwakilan instansi terkait tingkat Jabar termasuk kepolisian dan TNI, serta akademisi, perusahaan, komunitas

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar) menggelar sosialisasi dan simulasi MKKP dan PKKP selama dua hari, Jumat (13/12) dan Sabtu (14/12). 

Dengan lebih mensinergikan koordinasi lintas insntansi dalam penanganan krisis bencana kepariwistaan, diharapkan ke depan semua wisatawan yang datang ke tempat wisata akan lebih merasa aman dan nyaman.

"Ke depan setelah adanya aturan MKK dan PKK, dipastikan akan ada tim yang mengaudit SOP di setiap tempat wisata," katanya.

Selain itu dikatakan Iwan, untuk lebih meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) pihaknya pun berupaya untuk menangkal berita-berita hoaks tentang kepariwisataan yang muncul di media sosial.

"Untuk menangkal berita hoaks itu ke depan akan ada komandonya baik di pusat, provinsi maupun kabupaten/kota," ungkap Iwan seraya menyebutkan soal target wisman tahun ini yang sebanyak 1,8 juta dan wisnus 48 juta akan terlampaui.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar) menggelar sosialisasi dan simulasi MKKP dan PKKP selama dua hari, Jumat (13/12) dan Sabtu (14/12).
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar) menggelar sosialisasi dan simulasi MKKP dan PKKP selama dua hari, Jumat (13/12) dan Sabtu (14/12). (Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam)

Dalam kegiatan tersebut hadir pula pembicara S Kunto Adi Wibowo dari masyarakat Geografi Nasional Indonesia yang membahas tentang strategi penyaringan informasi, dan Ketua Riset Cekungan Bandung T Bachtiar yangmembahas tentang Mitigasi Bencana dalam menunjang pembangunan dan pengelolaan pariwisata.

Menanggapi adanya kegiatan tersebut sejumlah peserta menyambut baik dan berharap sinergi dan koordinasi penanganan krisis bencana kepariwisataan itu bisa terlakasana dengan baik.

Hal itu dikatakan Ketua Kompepar Jawa Barat Ahmad Taufik dan Kabid Kepariwisataan Disparbud Bandung Barat.

Mereka menyatakan selama ini pun upaya sienrgitas lintas instansi itu sudah dilakukan namun dengamn adanya payung hukung dan SOP MKKP dan PKKP, koordinasi tersebut akan semakin baik. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved