Sinergikan SOP MKKP dan PKKP, Disparbud Jabar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di Bandung

Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah perwakilan instansi terkait tingkat Jabar termasuk kepolisian dan TNI, serta akademisi, perusahaan, komunitas

Sinergikan SOP MKKP dan PKKP, Disparbud Jabar Gelar Sosialisasi dan Simulasi di Bandung
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar) menggelar sosialisasi dan simulasi MKKP dan PKKP selama dua hari, Jumat (13/12) dan Sabtu (14/12). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk mensinergikan Prosedur Operasional Standar (Standard Operational Procedure/SOP) Manajemen Krisis Kepariwisataan Provinsi (MKKP) dan Pusat Krisis Kepariwisataan Provinsi (PKKP), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar) menggelar sosialisasi dan simulasi selama dua hari, Jumat (13/12) dan Sabtu (14/12).

Kegiatan yang digelar di Hotel Arya Duta, Kota Bandung itu diikuti oleh sejumlah perwakilan instansi terkait tingkat Jabar termasuk kepolisian dan TNI, serta sejumlah akademisi, perusahaan, komunitas, dan media informasi.

Sosialisasi dan simulasi tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Kementerian Pariwisata yang telah menetapkan Jabar sebagai pilot project pelaksanaan MKK dan PKK.

Kemenpar sendiri telah menyiapkan Peraturan Menteri Pariwisata (Permenpar) No. 10/2019 tentang Manajemen Krisis Kepariwisataan dan Pusat Krisis Kepariwisataan.

Dengan adanya payung hukum itu diharapkan ada kesamaan persepsi dan komitmen dalam pengelolaan krisis kepariwisataan serta mensinergikan pemerintah pusat dan daerah dalam mitigasi dan penanganan bencana.

Terlebih posisi Indonesia yang terletak di Cincin Api (Ring of Fire) Pasifik dihadapkan pada berbagai ancaman bencana alam baik tektonik maupun vulkanik yang berpotensi menggangu aktivitas pariwisata.

Oleh karena itu, keandalan sektor pariwisata dalam menangani kondisi krisis baik yang diakibatkan oleh alam maupun non alam berupa krisis sosial merupakan salah satu kriteria utama dalam membangun pariwisata berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Jabar, Iwan Priyatna mengatakan sebelum digelarnya sosialisasi dan simulasi untuk mensinergikan pelaksanaan MKKP dan PKKP, Disparbud Jabar telah menyusun draft peraturan terkait MKK Provinisi (MKKP) dan PKKP, menyusun SOP PKKP, penyiapan Command Center, pembuatan Sistem Informasi Pariwisata Terpadu (SIRARU) dll.

"Kami sudah punya atau menyiapkan protap atau SOP sesuai hasil koordinasi dengan pemangku kebijakan untuk menjalankan MKKP dan PKKP. Untuk itu sekarang ini kami sosialisasikan dan simulasikan," katanya saat ditemui di sela kegiatan, Sabtu (14/12/2019).

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved