Rutilahu Dibongkar, Rumah Badranudin Kembali Dibangun Pakai Batako Inovasi Campuran Limbah Plastik

Rutilahu milik keluarga Badranudin (56) warga Kampung Maleber RT 03/12, Desa Ciherang, Cianjur, dibangun dengan batako campuran limbah plastik.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani menyerahkan simbolis kunci rumah kepada Badranudin, di Kampung Maleber RT 03/12, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Senin (16/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Rumah tak layak huni ( rutilahu) milik keluarga Badranudin (56) warga Kampung Maleber RT 03/12, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, dibangun dengan batako campuran limbah plastik.

Bangunan rumah hasil inovasi limbah plastik tersebut diresmikan dr Yusuf Nugraha selaku inovator limbah plastik dan menggandeng Kodim 0608 Cianjur Senin (16/12/2019).

Badranudin tak bisa berkata apa-apa. Pria yang sehari-hari menjadi buruh tani itu sangat terharu melihat rumah barunya.

10 Ton Ikan Kabur dari Keramba, Petani Ikan KJA Jangari Mande Cianjur Merugi Diterjang Air Bah

Peringati Hari Juang TNI AD, Kodim 0608/Cianjur Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Cikaret

Kunci rumah diserahkan Dandim 0608 Cianjur Rendra Dwi Ardhani.

"Sambut Hari Juang Kartika ke 74, kami persembahkan rumah untuk Pak Badranudin. Alhamdulillah berkat kerjasama dengan Klinik Harapan Sehat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur, kami bisa membangun rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Pa Badranudin," ujar Dandim.

Ia mengatakan, untuk proses pembangunan sendiri memakan waktu sekitar tiga minggu, dan kini rumah sudah bisa ditempati.

"TNI AD adalah kita, dan milik rakyat. Kita senantiasa berada di masyarakat dan menjaga NKRI," katanya.

Menurutnya, dalam kerja nakti yang bertema "Memberdayakan Wilayah Pertahanan Melalui Kegiatan Binter Terpadu Guna Memantapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang Yang Tangguh”, ini menumbuhkan jiwa sosial masyarakat.

"Kami secara bersama-sama bergotong-royong membuat program Beras Delima yaitu Berbagi Rasa dengan Sesama. Saya ucapkan terimakasih semua jajaran yang sudah membantu program ini," katanya.

Relawan Bedah Rumah dari Klinik Harapan Sehat, dr Yusuf Nugraha megucapkan rasa terima kasihnya kepada Dandim 0608/Cianjur beserta tamu undangan lainnya.

Untuk material bangunan, kata Yusuf, dibuat dengan bahan khusus ramah lingkungan dengan campuran bahan limbah plastik. Pasalnya selama ini warga tidak mampu siapa saja bisa berobat gratis, dengan membawa 10 botol plastik saja. Botol tersebut dipakai untuk bahan campuran batako.

"Plastik bekas tidak terurai selama 500 tahun, sehingga saya berinisiatif memanfaatkannya membangun rumah bahan material dengan campuran plastik bekas," katanya.

Camat Pacet Yudi Suhartoyo menyambut baik program ini. Tentunya ini merupakan salah satu motivasi bagi orang yang mampu, untuk peduli dengan sesama.

"Kami sebagai pemerintah, sedang mendata jumlah rutilahu. Sehingga nanti ada program seperti ini bisa tepat sasaran," ujarnya. (fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved