Luthfi Alfiandi Cium Ibu dan Menangis, Pembawa Bendera Saat Demo Pelajar di DPR Disidang

Pemuda yang membawa bendera merah putih saat unjuk rasa di DPR, Dede Luthfi Alfiandi, mengikuti sidang perdana di Pegadilan Negeri Jakarta Pusat

Luthfi Alfiandi Cium Ibu dan Menangis, Pembawa Bendera Saat Demo Pelajar di DPR Disidang
Wartakotalive/Joko Supriyanto
Luthfi Alfiandi mencium ibunya sebelum mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019) 

TRIBUNJABAR.ID- Pemuda yang membawa bendera merah putih saat unjuk rasa di DPR, Dede Luthfi Alfiandi, mengikuti sidang perdana di Pegadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).

Duduk di meja pesakitan, Lutfi Alfiandi mendengarkan dakwaan yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Nurhayati (51), ibunda Luthfi juga hadir dalam persidangan itu. Mengenakan kerudung merah muda, Nurhayati nampak duduk di bangku depan pengunjung sidang, tepat di belakang anaknya yang duduk di kursi pesakitan.

Sebelum sidang dimulai, Nurhayati berkesempatan mendekati Luthfi Alfiandi.

Pemuda berusia 20 tahun dan ibunya tak henti-hentinya memeluk dan mencium.

Bahkan Luthfi Alfiandi menangis saat memeluk Nurhayati.

Luthfi Alfiandi mencium ibunya sebelum jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019)
Luthfi Alfiandi mencium ibunya sebelum jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019) (Wartakotalive/Joko Supriyanto)

Faisal Amir, Mahasiswa Al Azhar Kritis Setelah Demo di DPR RI, Tengkorak Retak, Sosoknya Viral

Korban Demo DPR Meninggal Dunia, Sang Ibu Menangis Histeris, Suaranya Bergetar: Anak Saya Disiksa!

Dukungan untuk Luthfi Alfiandi tidak hanya dari ibunya melainkan beberapa orang-orang yang datang ke sidang itu. Mereka mengenakan pita kuning di bagian lengan tangan.

"Lutfi, kamu semangat, kamu tidak berhak di penjara, kamu orang benar," kata seorang pendukung di ruang siang sebelum sidang dimulai.

Tak berselang lama, Majelis Hakim yang diketuai Bintang AL meminta JPU untuk membacakan dakwaan.

JPU Andri Saputra pun membacakan surat dakwan itu. Menurut jaksa, Luthfi Alfiandi hanya berniat membuat kericuhan.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved