Kaleidoskop 2019

Kaleidoskop 2019, Deretan Peristiwa Politik 'Terpanas', dari Aksi 22 Mei sampai Demo Mahasiswa

Selama tahun 2019, terdapat banyak sekali berita politik yang bisa disebut 'terpanas' dalam satu tahun.

Kaleidoskop 2019, Deretan Peristiwa Politik 'Terpanas', dari Aksi 22 Mei sampai Demo Mahasiswa
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Demonstran terlibat bentrok dengan polisi saat menggelar Aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. 

TRIBUNJABAR.ID - Selama tahun 2019, terdapat banyak sekali berita politik yang bisa disebut 'terpanas' dalam satu tahun.

Mulai dari temuan 7 kontainer surat suara tercoblos hingga demo mahasiswa tolak RKUHP, menghiasi berita politik selama satu tahun ini.

Selain itu, kabar demo Aksi 22 Mei termasuk paling 'panas' selama tahun 2019.
Dalam Aksi 22 Mei beberapa waktu yang lalu, menyita banyak perhatian publik karena kericuhan yang disebabkan demo tersebut.

Berikut Tribunnews rangkum Kaleidoskop 2019 berita politik 'terpanas' selama satu tahun ini:

1. Isu Temuan 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah berkoordinasi dengan Cyber Crime Mabes Polri untuk menindaklanjuti penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara pemilu yang sudah tercoblos.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah berkoordinasi dengan Cyber Crime Mabes Polri untuk menindaklanjuti penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara pemilu yang sudah tercoblos. (Kompas.com/ Fitria Chusna Farisa)

Pada bulan Januari lalu, muncul isu tujuh kontainer surat suara tercoblos, yang tersebar di media sosial seperti Twitter, Facebook, hingga WhatsApp.

Di media-media sosial tersebut, tersebar sebuah rekaman suara seorang laki-laki, yang menyebutkan penemuan tujuh surat suara tercoblos di Tanjung Priok.

Berikut isi suara rekaman tersebut:

"Ini sekarang ada 7 kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, mari sudah turun. Di buka satu. Isinya kartu suara yang dicoblos nomor 1, dicoblos Jokowi. Itu kemungkinan dari cina itu. Total katanya kalau 1 kontainer 10 juta, kalau ada 7 kontainer 70 juta suara dan dicoblos nomor 1. Tolong sampaikan ke akses, ke pak Darma kek atau ke pusat ini tak kirimkan nomor telepon orangku yang di sana untuk membimbing ke kontainer itu. Ya. Atau syukur ada akses ke Pak Djoko Santoso. Pasti marah kalau beliau ya langsung cek ke sana ya."

Kabar tujuh kontainer surat suara tercoblos tersebut, sampai terdengar di komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik dari media sosial ataupun WhatsApp.

Namun demikian, atas beredarnya informasi itu, KPU enggan merespons.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved