Breaking News:

Ujian Nasional Akan Dihapus, Disdik Ciamis Segera Sosialisasikan kepada Kepala Sekolah dan Guru

Disdik Ciamis akan segera mengumpulkan para kepala sekolah SMP dan SD untuk mensosialisasikan rencana penghapusan Ujian Nasional (UN) mulai tahun 2021

Penulis: Andri M Dani | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa via Instagram Kemendikbud RI
Kadisdik Ciamis Dr H Tatang MPd (ketiga dari kanan, pakai kaca mata, di samping kadisdik dari Papua) ketika bertemu dengan Mendikbud Nadiem Makarim . 

Penghapusan UN kata Tatang memang lebih menjadi perhatian masyarakat. Karena selama ini UN dianggap menjadi beban siswa, guru maupun masyarakat (orangtua). Bahkan selama ini polisi dilibatkan langsung dalam pengamanan UN. Penghapusan UN tentu akan memberikan keuntungan sendiri bagi siswa, guru maupun orangtua.

Menurut Tatang, UN dihapus mulai tahun 2021 diganti dengan assesmen atau uji kompetensi minimum dan survey karakter.

“Tetapi bentuk teknisnya belum disampaikan secara detail. Sekarang baru ada rencana penghapusan UN mulai 2021. Diganti dengan assement. Jadi belum sampai ke teknis detail, bagaimana bentuk STTB/Ijazah dan sebagainya bila seorang tamat mengikuti pendidikan dari suatu sekolah,” katanya.

Tapi yang pasti pelaksanaan assessment (uji kompetensi) dan survey karakter sebagai pengganti UN tersebut kata Tatang diserahkan sepenuhnya ke masing-masing sekolah.

Menurut Tatang ada tiga komponen utama uji kompetensi (assessment) dan survey karakter tersebut yakni menyangkut literasi (kemampuan bernalar dan menggunakan bahasa), numerasi dan karakter (gotong royong, kebhinekaan dan perundungan).

“Pada pertemuan para kadisdik se Indonesia kemarin (Rabu 11/12), Pak Menteri (Mendikbud Nadiem Makariem) menyampaikan paparannya yang singkat dan praktis. Bahkan dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol sambil lesehan, suatu pemaparan yang menyenangkan dan berkesan,” ujar Tatang yang mengaku saat ngobrol sambil lesehan tersebut Kadisdik Ciamis berhadapan langsung dengan Mendikbud Nadiem Makarim.

Ke depan kata Tatang, pendidikan akan lebih menyenangkan tak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru dan masyarakat (orangtua) dan lebih merdeka.  (andri m dani)    

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved