Siang Ini, Presiden Jokowi Resmikan Tol Layang Japek II, Bandung-Jakarta Bisa Kurang dari 3 Jam

Presiden Jokowi dijadwalkan meresmikan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II yang berupa tol elevated atau layang, Kamis (12/12/2019).

Siang Ini, Presiden Jokowi Resmikan Tol Layang Japek II, Bandung-Jakarta Bisa Kurang dari 3 Jam
Kompas.com/Farida Farhan
Arus lalu lintas di kilometer 47 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Cikampek terpantau padat merayap, Kamis (30/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Presiden Jokowi dijadwalkan meresmikan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II yang berupa tol elevated atau layang, Kamis (12/12/2019). 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun dijadwalkan mendampingi Presiden Jokowi meresmikan tol tersebut pukul 13.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari mengatakan setelah resmi dibuka oleh Presiden Jokowi, Tol Japek II baru bisa dimanfaatkan masyarakat umum pada 20 Desember mendatang.

“Dibuka untuk umumnya nanti 20 Desember,” kata Hery melalui ponsel, Kamis (12/12/2019).

Hery mengatakan saat dibuka, jalan tol layang ini nantinya hanya khusus untuk dilewati kendaraan kecil pribadi, bukan untuk angkutan berat atau nonbus.

Proyek pembangunan LRT di ruas Tol Jakarta - Cikampek, kerap berpengaruh terhadap kelancaran lalu lintas di tol penghubung Jakarta dan Bandung.
Proyek pembangunan LRT di ruas Tol Jakarta - Cikampek, kerap berpengaruh terhadap kelancaran lalu lintas di tol penghubung Jakarta dan Bandung. (Tribunjabar/Mega Nugraha)

Mulai 1 Oktober Ini, Bandung-Jakarta Hanya 2,5 Jam, PT KAI Luncurkan KA Argo Parahyangan Excellence

Akses Langsung Tol Cipali ke Bandara Kertajati Dibangun Awal Tahun 2020, Pembebasan Lahan Dikebut

“Terakhir rapat diputuskan oleh Pak Menteri Perhubungan itu untuk nonbus,” kata Heri.

Heri memastikan keberadaan tol layang akan membuat jarak tempuh dari arah timur ke Jakarta semakin cepat.

Saat ini saja waktu tempuh Bandung-Jakarta kembali normal di 3 jam perjalanan dari biasanya 5 jam karena terdampak macet.

“Sekarang saja tanpa Japek II karena hambatan sampingnya sudah tidak ada, sudah 3 jam lagi Jakarta-Bandung,” katanya.

Jika jalan layang itu dioperasikan, katanya, otomatis akan ada 15 ribu kendaraan nonbus dan angkutan berat yang bisa memanfaatkan fasilitas tol baru tersebut.

“Otomatis nanti ada 15 ribu kendaraan bisa lewat atas prediksinya, lebih berkurang lagi kendaraan di bawah,” katanya.

Pemprov Jabar sendiri mengantisipasi kehadiran jalan tol layang ini dengan melakukan pengaturan lalu lintas di luar tol terutama di ruas provinsi. 

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved