Riksa Budaya, Pelestarian Tiga Kekuatan Budaya di Jawa Barat

Di Jawa Barat dengan 600 lebih kecamatan, katanya, harus tamat sampai tahun 2023, tiap kecamatan dilakukan penampilan-penampilan seperti Riksa Budaya

Riksa Budaya, Pelestarian Tiga Kekuatan Budaya di Jawa Barat
Istimewa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di acara Riksa Budaya Jawa Barat yang kali ini digelar di Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Jawa Barat memiliki tiga budaya, yaitu Betawian, Sunda Priangan, dan Cirebonan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun berkomitmen untuk terus melestarikan tiga keunikan seni budaya khas tiga zona budaya itu agar tak luntur dimakan zaman.

Menurut Gubernur Jabar Ridwan Kamil, budaya dapat menunjukkan identitas siapa kita. Emil, sapaan akrab gubernur, menuturkan Jawa Barat harus memiliki ciri khas, tak boleh mirip bahkan harus berbeda dengan daerah atau bangsa lain.

“Kami ingin berbeda karena budaya adalah siapa kita. Cara kita bertutur, cara kita berlisan, cara kita berpakaian, cara kita menghormati alam, manusia, dan Tuhan adalah identitas kita,” ujar Emil dalam sambutannya di acara Riksa Budaya Jawa Barat yang kali ini digelar di Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/12/2019).

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jabar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berkeliling mengajak semua elemen masyarakat menggelar berbagai kreativitas seni dan budaya khas daerahnya masing-masing, seperti di Ciamis, Subang, dan Sukabumi.

Indramayu menjadi daerah terakhir di tahun ini untuk menampilkan berbagai pesona kesenian dan budaya khas Panturaan.

“Kita bersemangat agar tiga budaya ini tidak boleh hilang dan harus lestari, karena budaya adalah identitas siapa kita,” tutur Emil.

Naik Motor dengan Istri, Dandim Tinjau Jalan Rusak di Pelosok Cianjur

Dapat Medali Emas di SEA Games, Dua Atlet Jawa Barat Dijanjikan PNS, Tak Sangka Duit Bonus untuk Ini

Emil menambahkan, bahwa komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan diperkuat dengan pemanfaatan halaman belakang Gedung Sate mulai tahun depan. Lokasi itu nantinya akan digunakan untuk berbagai kegiatan dan pertunjukkan seni budaya dari 27 kabupaten/kota di Jabar.

“Tahun depan karena halaman belakang Gedung Sate sedang direnovasi kita akan jadikan tempat untuk pagelaran budaya dari 27 daerah. Nanti tiap dua minggu kita undang untuk menggelar kebudayaan di pusat Jawa Barat yaitu Gedung Sate,” kata Ridwan Kamil.

Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat yang hadir pada kesempatan ini, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan Riksa Budaya yang digagas oleh Pemda Provinsi Jawa Barat. Riksa Budaya, kata Taufik, menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved