PT Isuzu Astra Motor Indonesia Optimistis Capai Target Ekspor

PT Isuzu Astra Motor Indonesia optimistis bisa mencapai target ekspor hingga beberapa tahun ke depan.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia Optimistis Capai Target Ekspor
Tribun Jabar/Ery Candra
Konferensi pers PT Isuzu Astra Motor Indonesia di Jalan Surya Cipta Utama Kav. I-66 DEIJ, Surya Cipta of Industry, Mulyasari Ciampel, Kamis (12/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- PT Isuzu Astra Motor Indonesia optimistis bisa mencapai target ekspor hingga beberapa tahun ke depan.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ekspor ke beberapa negara bisa terus meningkat hingga satu juta unit kendaraan.

President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Ernando Demily menanggapi ucapan presiden secara optimis.

"Harus optimis dulu, kami dari isuzu percaya bisa tapi bersama seluruh stake holder," ujar Ernando Demily dalam jumpa pers di Jalan Surya Cipta Utama Kav. I-66 DEIJ, Surya Cipta of Industry, Mulyasari Ciampel, Kamis (12/12/2019).

Ia berharap dapat dukungan pemerintah dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Presiden Jokowi melambaikan tangan ke arah awak media seusai menghadiri acara di PT Isuzu Astra Motor Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).
Presiden Jokowi melambaikan tangan ke arah awak media seusai menghadiri acara di PT Isuzu Astra Motor Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). (Tribun Jabar/Ery Candra)

2 Karyawan PT Isuzu Astra Motor Indonesia Senang Dapat Kaos dari Presiden Jokowi

"Ke depan bisa menjawab, sebagai contoh kami telah susun pendidikan link match yakni, kurikulum, sikap mental, dan program. Ini sudah tahun kedua," katanya.

Dia berharap, lulusan pelatihan itu dapat bekerja di pabrik dan dealer PT Isuzu Astra Motor Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berharap PT Isuzu Astra Motor Indonesia bisa menambah negara tujuan ekspor, yakni ke negara Afrika, Timur Tengah, dan lainnya.

"Jangan sampai impornya lebih banyak dari pada ekspornya. Ekspor 300 ribu unit. Pada 2024 minimal satu juta harus keluar dari Indonesia. Caranya gimana enggak tahu, ada menteri," katanya. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved