Ketua DPR RI Puan Maharani Minta Nadiem Makarim Tak Buru-buru Ganti UN, Ini Alasannya

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, memikirkan lagi wacana penghapusan ujian nasional.

Ketua DPR RI Puan Maharani Minta Nadiem Makarim Tak Buru-buru Ganti UN, Ini Alasannya
KOMPAS.com/ KRISTIAN ERDIANTO
Ketua DPR Puan Maharani 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, memikirkan lagi wacana penghapusan ujian nasional.

"Jangan terburu-buru. Kita lihat dan jangan sampai merugikan siswa juga orang tuanya," kata Puan di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Ia berharap Nadiem Makarim melakukan kajian mendalam untuk mengganti sistem UN. Selain itu, Puan ingin Nadiem Makarim menyosialisasikan ujian pengganti UN itu dengan baik kepada publik.

Nadiem Makarim diketahui menggagas asesmen kompetensi minimum dan survei karakter sebagai pengganti UN di 2021.

Begini Tanggapan Bupati Majalengka tentang Kebijakan Ujian Nasional yang Akan Dihapus oleh Mendikbud

"Ini kan masih akan dilakukan tahun 2021, jadi masih ada waktu untuk mengkaji atau menelaah terkait pemikiran Mendikbud itu," ujarnya.

Selanjutnya, Puan mendorong Nadiem Makarim turut memperhatikan peningkatan kualitas para guru.

"Yang pasti kualitas guru itu yang harus ditingkatkan," kata dia.

Mengenai asesmen kompetensi minimum dan survei karakter, Nadiem Makarim telah menjelaskannya dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI. Ada tiga alasan mengapa UN perlu diganti dengan asesmen kompetensi minimum.

Nadiem Makarim menyebut UN terlalu fokus pada kemampuan menghafal dan membebani siswa, orang tua, dan guru.

Selain itu, UN juga dianggap tidak menyentuh kemampuan kognitif dan karakter siswa.

"Untuk menilai aspek kognitif pun belum mantap. Karena bukan kognitif yang dites. Tapi aspek memori. Memori dan kognitif adalah dua hal yang berbeda. Bahkan tidak menyentuh karakter, values dari anak tersebut yang saya bilang bahkan sama penting atau lebih penting dari kemampuan kognitif," kata Nadiem Makarim di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12).

(Kompas.com/Tsarina Maharani)

Rapat dengan DPR RI, Nadiem Makarim Sebut UN Ujung-ujungnya Menghafal dan Jelaskan Konsep Asesmen

Ujian Nasional Dihapus Nadiem Makarim, Instagram Kemdikbud Diserbu Pelajar, UN Membebani Siswa!

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved