Penggusuran di Tamansari Bandung

BREAKING NEWS Warga Menutup Akses Masuk Menuju Kawasan Tamansari Bandung

Akses masuk lingkungan RW 11 tersebut ditutup menggunakan rak berbahan besi, mesin cuci, lemari, meja dan sejumlah perabotan lainnya.

BREAKING NEWS Warga Menutup Akses Masuk Menuju Kawasan Tamansari Bandung
Tribun Jabar/ Daniel Andreand Damanik
Sejumlah warga menutup akses masuk menuju kawasan RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (12/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah warga menutup akses masuk menuju kawasan RW 11 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (12/12/2019).

Penutupan tersebut dilakukan sejumlah warga, beberapa menit setelah sejumlah personel Kepolisian meninggalkan lokasi tersebut.

Sebelumnya, sejumlah Polisi menggunakan kendaraan roda dua dilengkapi tameng serta gas air mata, melakukan penjagaan di sekitar Masjid Al Islam.

Setelah beberapa jam berjaga, sejumlah personel Kepolisian tersebut bergeser ke bawah jembatan layang Pasupati.

Akses masuk lingkungan RW 11 tersebut ditutup menggunakan rak berbahan besi, mesin cuci, lemari, meja dan sejumlah perabotan lainnya.

Warga masih terlihat berada di sekitar Masjid Al Islam sembari menata barang-barang perabotan mereka yang diambil dari dalam bangunan rumah yang telah diruntuhkan.

Sambas Sadikin, warga RW 11 Tamansari, menjelaskan bahwa dirinya sejak lahir sudah tinggal di wilayah tersebut.

Bahkan, pria kelahiran tahun 1961 tersebut pernah menjadi Ketua RW 11 saat proses pembangunan Jembatan Layang Pasupati Bandung.

Bangunan di Tamansari Ditertibkan, Warga Ungsikan Perabotan di Sekitar Masjid Al Islam

"Kami akan tetap disini sampai masalahnya selesai. Kami akan tinggal di Masjid, rekan-rekan mungkin bisa membantu untuk tenda agar bisa kami gunakan. Banyak barang-barang yang hilang, uang saya saja udah hilang Rp 800 ribu, motor saya yang tadinya diparkir di rumah, juga tak terlihat. Petugas yang langsung mengambil barang-barang kami dari rumah," kata Sambas Sadikin.

Sambas menjelaskan, masih ada sekira 33 kepala keluarga lagi yang masih bertahan dan menolak ditertibkan.

Hingga pukul 14.40 WIB, sejumlah aparat Kepolisian dan Satpol PP melakukan persiapan untuk menertibkan massa yang sempat melakukan pelemparan.

BREAKING NEWS, Warga Tamansari Kota Bandung Digusur, Rumah Diruntuhkan Pakai Alat Berat

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved