Tahanan Kasus Narkoba di Malang Dapat Bungkusan Roti Ternyata Isinya Gergaji, Digunakan untuk Kabur

Modus menerima kiriman roti, ternyata seorang tahanan Polresta Malang Kota, Sokip Yulianto, dikirimi sebuah gergaji.

KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Gedung tahanan di Polresta Malang Kota, Senin (9/12/2019). Empat tahanan narkoba kabur dari gedung tahanan tersebut. 

Adrian mengaku kabur dengan melompat ke belakang gedung tahanan. Setelah berhasil keluar, keempat tahanan itu langsung berpencar.

"Saya keluar langsung saya jalan sendiri. Tidak ketemu lagi," katanya.

Adrian mengaku menyesal atas perbuatannya itu. Ia meminta kepada tahanan lainnya untuk menyerahkan diri.

"Sangat menyesal Pak. Saya tidak akan mengulangi lagi Pak. Kepada teman saya yang ikut kabur segera menyerahkan diri," katanya.

Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, setelah berhasil keluar, pelaku memesan ojek online untuk mengantarkannya ke rumah adiknya.

Adrian sempat dinasehati adiknya perihal kabur dari tahanan Polresta Malang Kota.

"Adik tersangka ini meminta untuk menyerahkan diri. Namun dia tidak mau karena ingin menghadiri pernikahan putranya," katanya.

Beberapa hari kemudian, kata dia, pihaknya akhirnya menemukan keberadaan pelaku.

"Karena berusaha lari, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku menembak kaki kanannya," jelasnya.

Diketahui, empat orang tahanan narkoba Polresta Malang Kota kabur, Senin (9/12/2019) dini hari.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved