Polisi di Madura Dibacok Anggota TNI, Berawal dari Cekcok Masalah Rumah Tangga

Seorang anggota Polres Pamekasan, Imam Sutrisno (37), ditemukan terluka di depan sebuah bank di Pamekasan, Selasa (10/12/2019).

KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN
Rumah kosong lokasi pembacokan anggota Polres Pamekasan di Jl. Sersan Mesrul, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, saat dipasangi garis polisi, Selasa (10/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, PAMEKASAN - Seorang anggota Polres Pamekasan, Imam Sutrisno (37), ditemukan terluka di depan sebuah bank di Pamekasan, Selasa (10/12/2019).

Dilansir dari Kompas.com, ternyata anggota polisi tersebut dibacok oleh anggota TNI dari Kodim 0826 Pamekasan berinisial AS.

Diketahui AS bertugas di Koramil Kecamatan Palengaan.

AS kini sudah diamankan di kantor Polisi Militer Pamekasan.

Komandan Polisi Militer Pamekasan, Maskun saat diwawancarai di ruang kerjanya menjelaskan, motif pembacokan itu karena istri AS sering diganggu oleh Imam.

58 Persen Kasus Kejahatan Terhadap Anak adalah Kekerasan Seksual

"Motif utama karena persoalan rumah tangga AS yang diganggu oleh korban," ujar Maskun, Selasa.

Maskun mengungkapkan, pembacokan berawal pada Selasa pukul 09.30 WIB, dimana AS mendatangi Mapolres Pamekasan untuk menemui Imam.

Namun AS gagal bertemu karena orang yang dicarinya tidak ada di kantornya.

"AS datang sendirian berseragam TNI lengkap ke Polres Pamekasan," kata Maskun.

Pukul 10.30 WIB, AS dan Imam akhirnya bertemu setelah membuat janji di sebuah rumah kosong di Jalan Sersan Mesrul milik Sunarto (sebelumnya ditulis milik Santo).

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved