Pemprov Jabar Pastikan Pembebasan Lahan Akses Kertajati-Cipali Rampung Akhir 2019
Pemprov Jabar memastikan pembebasan lahan untuk pembangunan akses langsung dari Tol Cikopo-Palimanan
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemprov Jabar memastikan pembebasan lahan untuk pembangunan akses langsung dari Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) ke Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka selesai Desember 2019. Dengan demikian pada awal 2020 pembangunan akses langsung tersebut dapat segera dimulai.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Koswara, mengatakan proses pembebasan lahan tersebut terus berjalan dan ditargetkan rampung sampai akhir 2019.
"Pembebasan lahannya Insya Allah Desember ini selesai. Bulan ini selesai 100 persen," kata Koswara di Kantor BPMR Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/12/2019).
Pembangunan akan dilakukan langsung oleh PT Lintas Marga Sedaya (LMS) dan mereka tengah menunggu pembebasan lahan tersebut.
Kepala UPTD Wilayah VI Cirebon pada Dinas BMPR Jabar, Apit Bachrul, mengatakan pembebasan lahan tersebut sedang berlangsung dalam tahap akhir dan rencananya pelaksanaan pembayaran dilaksanakan di Kantor Camat Kertajati, Rabu (11/12/2019).
• Umuh Sebut Jika Robert Pertahankan Kevin, Berarti Robert-nya Sakit, Banyak yang Mau Gabung Persib
Jumlah bidang lahan yang dibebaskan untuk pembangunan jalan akses tersebut, katanya, mencapai 144 bidang dengan luasan 21,5 hektare. Lokasinya memanjang melintasi tiga desa di Kecamatan Kertajati.
"Tersebar di tiga desa, yaitu Kertawinangun, Babakan, dan Kertajati. Panjangnya 2,967 kilometer dengan lebar rata-rata 60 meter. Kalau panjang keseluruhan dengan simpang susunnya dari Tol Cipali, kurang lebih 5,2 kilometer," katanya.
Sebelumnya berdasarkan berita yang dilansir kompas.com, Presiden Direktur PT LMS Firdaus Azis memastikan pembangunan akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dengan Tol Cipali akan dimulai pada akhir kuartal I atau Maret 2020.
PT LMS telah lama menyatakan kesiapannya membangun tol akses sepanjang sekitar 6 kilometer tersebut menuju BIJB demi kelancaran konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi kawasan Kertajati. Kesiapan itu menyangkut perizinan dari BPJT, Detail Engineering Design (DED), dan pendanaan.
LMS akan mengalokasikan 7 sampai 8 persen atau sekitar Rp 667 miliar dari fasilitas pinjaman sindikasi sebesar Rp 8,89 triliun, yang diteken pada 19 September 2018.
• Umuh Sebut Jika Robert Pertahankan Kevin, Berarti Robert-nya Sakit, Banyak yang Mau Gabung Persib
Dalam pembiayaan sindikasi berjangka waktu 15 tahun tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunners (MLAB), Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Mandiri sebagai lead arranger, Bank Panin sebagai arranger, dan Indonesia Infastructure Finance, Bank BJB, Bank DKI serta Bank ICBC Indonesia sebagai partisipan.
Mengacu pada DED, tol akses menuju BIJB Kertajati terkoneksi dengan Tol Cipali yang dimulai dari KM 159 daerah Kalijati dan tembus di KM 152 Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dari arah Bandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kondisi-bandara-kertajati-yang-terlihat-sepi-pada-rabu-2472019-siang.jpg)