Mengaku Ingin Hadiri Nikahan Anak, Tahanan Kasus Narkoba di Malang Jebol Teralis dan Kabur

Berdasarkan pengakuannya, Adrian alias Ian dari tahanan kabur karena ingin menghadiri pernikahan anaknya.

Mengaku Ingin Hadiri Nikahan Anak, Tahanan Kasus Narkoba di Malang Jebol Teralis dan Kabur
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Kapolres Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata saat merilis satu dari empat tahanan narkoba yang kabur, Selasa (10/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, MALANG - Empat tahanan kasus narkoba di Polresta Malang Kota kabur pada Senin pagi (9/12/2019), sekitar pukul 01.30 WIB.

Satu dari empat tahanan tersebut akhirnya ditangkap polisi pada Selasa dini hari (10/12/2019).

Berdasarkan pengakuannya, Adrian alias Ian dari tahanan kabur karena ingin menghadiri pernikahan anaknya.

"Anak saya mau nikah. Tanggal 13 besok," kata Adian.

Cerita Pedagang di Pasar Indramayu Selama Cipto Gudang Rabat Beroperasi, Jam 8 Pagi Pasar Sudah Sepi

Adrian mengaku kabur dari tahanan atas ajakan Sokip Yulianto.

Tak hanya itu, Sokip juga yang menyediakan gergaji termasuk memotong teralis besi sel tahanan.

"Saya dibilangin gini (oleh Sokip), anakmu ingin rabi (nikah), enggak ingin lari," katanya.

Karena ada kesempatan, Adrian akhirnya ikut lari bersama tiga orang tahanan narkoba lainnya.

Adrian mengaku kabur dengan melompat ke belakang gedung tahanan. Setelah berhasil keluar, keempat tahanan itu langsung berpencar.

"Saya keluar langsung saya jalan sendiri. Tidak ketemu lagi," katanya.

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved