Kasat Reskrim Polres Indramayu Akan Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Indramayu Nonaktif Supendi

Selain Suseno, penyidik KPK turut melakukan pemeriksaan terhadap Abdillah selaku Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Kolase Tribun Jabar (Instagram/@kang_supendi)
Bupati Indramayu nonaktif, Supendi 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakalan memeriksa Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu Suseno Adi Wibowo dalam kasus suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

Suseno diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Bupati Indramayu nonaktif Supendi yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Kami periksa Suseno Adi dalam kapasitas saksi untuk tersangka SP (Supendi)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (10/12/2019).

Selain Suseno, penyidik KPK turut melakukan pemeriksaan terhadap Abdillah selaku Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah. 

Abdillah juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Supendi.

KPK telah menetapkan Bupati Indramayu, Jawa Barat Supendi sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan kekuasaannya.

Selain Supendi, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya yakni, Kadis PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kabid Jalan di Dinas PUPR Indramayu Wempy Triyono, serta satu pihak swasta Carsa AS.

Supendi diduga sering meminta sejumlah uang kepada Carsa selaku rekanan penggarap proyek.

Supendi ‎diduga sudah mulai meminta uang kepada Carsa sejak Mei 2019 sejumlah Rp100 juta.

Tak hanya Supendi, Omarsyah dan Wempy Triyono juga beberapa kali menerima uang dari Carsa.

Pemberian uang ke Bupati Supendi serta dua pejabatnya disinyalir terkait dengan pemberian proyek-proyek dinas PUPR Kabupaten Indramayu.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved