Bangunan Disegel Satpol PP, 130 Karyawan Cipto Gudang Rabat Indramayu Terancam PHK

Disegelnya aktivitas transaksi jual beli di pasar modern Cipto Gudang Rabat membuat ratusan karyawannya terancam di PHK.

Bangunan Disegel Satpol PP, 130 Karyawan Cipto Gudang Rabat Indramayu Terancam PHK
tribunjabar/Handhika Rahman
Staf Karyawan Cipto Gudang Rabat, Aan Subhanur dengan para karyawan, Selasa (10/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Disegelnya aktivitas transaksi jual beli di pasar modern Cipto Gudang Rabat membuat ratusan karyawannya terancam di PHK.

Hal tersebut disampaikan Staf Karyawan Cipto Gudang Rabat, Aan Subhanu kepada  Tribuncirebon.com  saat ditemui di ruangannya, Selasa (10/12/2019).

Ia menjelaskan, ada sebanyak 130 karyawan yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja di Cipto Gudang Rabat.

"Saya juga bingung bagaimana nasib karyawan," ujar dia.

Ia menjelaskan, penutupan Cipto Gudang Rabat oleh Satpol PP terlalu mendadak.

Tahanan Kasus Narkoba di Malang Dapat Bungkusan Roti Ternyata Isinya Gergaji, Digunakan untuk Kabur

Pasalnya, saat ini pihaknya masih berupaya menyampaikan keberatan terkait penutupan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung.

Bahkan keputusan dari pengadilan itu disampaikan dia hingga saat ini belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Kita keberatan, kita sedang ada proses hukum dan belum inkrah tapi sudah dilakukan eksekusi penutupan, itu yang saya sangat sesalkan," ucap dia.

Padahal disampaikan Aan Subhanur, pihaknya akan melakukan pemindahan pasar modern Cipto Gudang Rabat ke tempat lain agar aktivitas jual beli bisa tetap berlangsung.

Halaman
12
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved