Hujan Deras dan Air Selokan Meluap, Dinding Rumah Warga Plered Purwakarta Ambruk
Dinding sebuah rumah di Jalan Cipadali Babakan Sari, Plered, Kabupaten Purwakarta ambruk. Rumah itu milik Anun (50) dan Amar Komarudin (50).
Penulis: Ery Chandra | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinding sebuah rumah di Jalan Cipadali Babakan Sari, Plered, Kabupaten Purwakarta ambruk. Rumah itu milik Anun (50) dan Amar Komarudin (50).
Peristiwa itu berawal ketika hujan deras pada Minggu sore (8/12/2019).
Saat hujan deras, saluran air di depan rumah tertutup.
"Cuma anak saya berdua yang kecil di rumah. Anak saya cerita pas hujan besar, menyebabkan saluran air di depan rumah tertutup," ujar Amar, kepada Tribun Jabar, di RT.09/02, Kampung Banten Desa Anjun Kecamatan Plered, Senin (9/12/2019).
• Hari Antikorupsi Internasional 2019, Kejari Kota Bandung Meraih Prestasi WBK
Dampak terparah memang dialami rumahnya. Sedangkan rumah tetangganya hanya dikotori oleh tanah dan lumpur.
"Untungnya memang kamar belakang ini jarang digunakan. Beberapa barang-barang di dalam jatuh," katanya.
Ia menduga, dinding rumahnya ambruk karena tidak bisa menahan derasnya arus air, ditambah kondisi saluran air yang tertutup, membuat air meluap.
"Kalau enggak ada penahan, mungkin bagian lainnya ambruk semua. Kerugian sekitar Rp 30 juta ada," ujarnya seraya berharap kedepan saluran air disekitar tempat tinggalnya bisa diperbaiki.
• Modus Pembobol ATM di Cimahi Masih Amatir, Aksi Serupa Terjadi di Bandung dan Subang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dindingdinding.jpg)