Jalur Selatan Jawa Sempat Lumpuh, Pohon Bertumbangan di Kawasan Ciamis Jawa Barat

Arus lalu lintas jalan nasional jalur selatan via Ciamis sempat lumpuh sekitar setengah jam tidak bisa dilewati kendaraan apapun

Jalur Selatan Jawa Sempat Lumpuh, Pohon Bertumbangan di Kawasan Ciamis Jawa Barat
tribunjabar/andri m dani
Pohon trembesi yang tumbuh subur di sepanjang jalur jalan Ciamis-Banjar (jalan nasional jalur selatan) bertumbangan di empat titik di sekitar Pamalayan sampai pertigaan Ciragama Cijeungjing akibat disapu angin kencang dan hujan lebat Sabtu (7/12) sekitar pukul 14.00 sore. Arus lalu lintas jalur nasional tersebut sempat lumpuh sekitar setengah jam 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Arus lalu lintas  jalan nasional jalur selatan via Ciamis sempat lumpuh sekitar setengah jam tidak bisa dilewati kendaraan apapun, menyusul tumbangnya pohon-pohon di sisi jalan raya Ciamis- Banjar tersebut di empat titik di kawasan Pamalayan akibat hujan lebat yang disertai angin kencang, Sabtu (7/12/2019) sore.

Jalur jalan yang tertutup akibat pohon tumbang mulai dari arah pertigaan Ciragama dekat RSOP Ciamis sampai ke pertigaan Ponpes Darussalam.

Dari empat titik pohon tumbang maupun runtuhnya cabang pohon trembesi paling parah terjadi di dekat SPBU Pamalayan seberang SD Pamalayan, Di lokasi ini pohon  terembesi tumbang membelintang jalan.

“Mobil tidak bisa masuk, sepeda motor bisa maksain lewat. Sekitar setengah jam kendaraan tak bisa lewat. Setelah warga berdatangan menyingkirkan ranting-ranting meski hanya menggunakan gergaji dan golok, baru sepeda motor dan mobil pribadi bisa lewat,” ujar Nanang (40) warga Olvado Ciamis yang Sabtu sore tersebut dalam perjalanan dari Cijeungjing ke Ciamis kepada Tribun, Sabtu (7/12/2019).

Tangan Saepul yang Pertama Kali Terlihat oleh Tim Evakuasi di Kedalaman 30 Meter

Menyusul tumbangnya sejumlah pohon yang sempat menganggu lalu lintas tersebut warga  dan pengemudi sepeda motor yang lewat lokasi ramai-ramai menyingkirkan puing ranting pohon tumbang.

Dan ada  juga warga yang berinisiatif mengalihkan arus lalu lintas ke jalan Ciharalang – Handapherang. Arus kendaraan dari arah Banjar menuju Ciamis dialihkan melalui pertigaan Ciragama ke arah jalan Ciharalang-Handapherang seterusnya masuk ke Ciamis.

Sedangkan dari arah Ciamis menuju Banjar dialihkan dari pertigaan Darussalam menuju Handapherang-Ciharalang.

 “Hujan sudah lebat dari arah Karangkamulyaan sampai di Bojong semakin deras dan pas lewat jalur Gapura ini hujan dan anginnya kencang sekali. Ngeri  di sisi kan banyak pohon-pohon, pohon terembesi. Waktu kemarau kemarin, memang enak banyak pohon di sisi jalan, teduh. Tapi musim hujan yang sudah mulai sekarang, ngeri juga jadinya, pohon-pohon di sisi jalan banyak yang tumbang. Untung tadi tidak ada mobil  yang kena,” keluh seorang pengemudi angkutan umum carry Banjar-Ciamis.

Ridwan Kamil Tawarkan Investasi di Segitiga Rebana ke Provinsi Chongqing Cina

Sekitar pukul 15.00 jalur jalan  raya Ciamis-Banjar blok Pamalayan  sudah bisa dilewati setelah petugas Pusdalops BPBD Ciamis datang ke lokasi kejadian dengan membawa cain saw, berikut juga petugas kepolisian membantu warga yang secara sukarela menyingkirkan puing-puing ranting maupun pohon yang tumbang ke jalan.

“Awalnya warga berdatangan ke lokasi menyingkir ranting pohon hanya berbekal golok, gergaji dan tangan sehingga sepeda motor bisa lewat. Setelah petugas BPBD datang ke lokasi bawa cain saw, banyak puing pohon yang berhasil disingkirkan dan mobil pun sudah bisa lewat,” ujar Welung, pengemudi sepeda motor dari Baregbeg Ciamis.

Selama dua hari terakhir kawasan Ciamis  diguyur hujan setiap hore disertai angin kencang. Dari informasi yang diperoleh Tribun, hujan lebat yang disertai angin kencang yang terjadi Jumat (6/12) sore sekitar pukul 16.30 telah merusak setidaknya 17 rumah warga di sejumlah lokasi.

Angin kencang merusak atap (rusak ringan) 13 rumah di Dusun Limus Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya. Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Ranca Utama Desa Pawindan Ciamis (satu rumah warga rusak ringan) di Dusun Golempang Desa Pamarican dan Dusun Kubangpari Desa Bangunsari Pamarican masing-masing satu rumah warga mengalami rusak ringan akibat atapnya diterjang angin kencang.

Warga Takjub, Kitab Al Quran Masih Utuh saat Kebakaran Hebat Hanguskan 5 Rumah Hingga Isi-isinya

Demikian juga di Dusun Randu Kuning Desa Klapa Sawit Lakbok satu rumah rusak. Sementara pada Jumat sore tersebut , rumah Kusmana di Dusun Nanggewer Rt 03 RW 01 Desa Jelat Baregbeg tertimpa tebing longsor setinggi 4 meter.

Dan di Dusun Guha Blok Ciawitali Desa Handapherang, satu batang pohon jati tumbang ke jalan rabat beton, lokasi kebun jati ini sempat pavorit untuk berfoto selfie  

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved