Jumlah Penyalahgunaan Narkoba Naik 0,03 Persen, Paling Banyak Pengguna Ganja

Jumlah penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di Indonesia, naik sekitar 0,03 persen.

Jumlah Penyalahgunaan Narkoba Naik 0,03 Persen, Paling Banyak Pengguna Ganja
Pixabay.com
Ilustrasi narkoba. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Jumlah penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di Indonesia, naik sekitar 0,03 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN, Komjen Pol Heru Winarko, di Kantor Kemenko Polhukam, Kamis (5/12/2019).

"Narkoba ini bukan hanya di Indonesia, ya. Di seluruh dunia hampir sama, tetapi di Indonesia meningkat 0,03 persen," kata Komjen Pol Heru Winarko, dikutip dari Antara.

Tak Bisa Bayar Jasa Layanan Seks, Pria di Bali Tusuk Teman Kencan Pakai Gunting di Kamar Hotel

Menurut dia, jumlah penyalahgunaan narkoba di Indonesia diperkirakan mencapai se 3,6 juta orang dari rentang usia 15-65 tahun.

Ia mengatakan jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan adalah ganja, yang terdata mencapai sekitar 63 persen.

"Yang paling banyak menggunakan, 63 persen adalah jenis ganja. Jadi kita sekarang fokus di Aceh, di beberapa daerah, pemusnahan lahan-lahan ganja kita lakukan," katanya.

Heru memastikan berbagai upaya terus dilakukan BNN untuk mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba, termasuk menyosialisasikan agar jangan sekali-kali mencoba narkoba.

Dirut Garuda Dicopot Karena Penyelundupan Onderdil Harley Davidson, Kemenhub Ungkap Kejanggalan

Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari menjelaskan persoalan narkoba sudah menjadi persoalan yang dihadapi banyak negara.

"Memang narkotika itu tidak pernah ada satu negara saja yang terlibat. Kalau dia sudah sindikat internasional," katanya.

Menurut Arman, masuknya narkoba biasanya dari Malaysia sebagai transit, sementara sumber barang berasal dari sindikat di Laos, Myanmar, dan Thailand.

"Nah dari sini sudah jelas kita lihat bahwa sindikat yang terlibat, terdiri dari beberapa kebangsaan. Kalau kita lihat dari sumber barangnya maka juga mereka berada di teritorial beberapa negara," katanya.

Gol Bunuh Diri di Persib Bandung vs Persela Lamongan Dianggap Aneh, PT LIB Persilakan Buat Laporan

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved