Dishub Kota Cirebon Akui Potensi PAD Sektor Parkir Belum Tergali Maksimal, Potensi Rp 5 Miliar

Kepala Dishub Kota Cirebon, Yonon Indrayana, mengatakan, potensi PAD sektor parkir di Kota Cirebon mencapai Rp 5 miliar per tahun.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Sebuah lokasi parkir kendaraan di Kota Cirebon, Jumat (6/12/2019). Dishub Kota Cirebon mengakui potensi PAD sektor parkir belum tergali maksimal. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mengakui belum dapat menggali maksimal pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

Padahal, potensi PAD yang didapat dari sektor parkir tersebut diperkirakan sangat besar.

Kepala Dishub Kota Cirebon, Yonon Indrayana, mengatakan, potensi PAD sektor parkir di Kota Cirebon mencapai Rp 5 miliar per tahun.

"Tapi yang tergali kira-kira baru Rp 3 miliar," kata Yoyon Indrayana saat ditemui di Dishub Kota Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Jumat (6/12/2019).

Ia mengatakan, besaran PAD yang didapat dari sektor itu berasal dari retribusi parkir on the street maupun off the street.

Karenanya, pihaknya telah menyiapkan berbagai rencana untuk menggali potensi sektor parkir secara maksimal.

Hal tersebut sebagai upaya Dishub Kota Cirebon dalam menggenjot penerimaan pajak dari sektor parkir.

"Selama ini memang belum tergarap secara optimal, kami ingin memaksimalkan potensi yang ada," ujar Yoyon Indrayana.

Tahun 2020, Bakal Ada Penyesuaian Tarif Parkir di Kota Tasikmalaya

Mesin Parkir di Kota Bandung Gagal Total, Target Rp 72 Miliar Baru Rp 8 Miliar, Harus Dievaluasi

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved