Stok Berlimpah, Perum Bulog Cirebon Akui Tahun Ini Penyaluran Beras Sangat Minim

Stok berlimpah, Perum Bulog Cirebon mengakui tahun ini penyaluran beras sangat minim.

Stok Berlimpah, Perum Bulog Cirebon Akui Tahun Ini Penyaluran Beras Sangat Minim
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Stok beras di Gudang Bulog Pegambiran, Jl Ahmad Yani, Kota Cirebon, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Wakil Pimpinan Bulog Cirebon, Chrisvon Tua Situmorang, mengakui tahun ini penyaluran beras ke masyarakat sangat minim.

Padahal, stok beras yang dimiliki Bulog Cirebon mencapai 101 ribu ton dan diprediksi cukup hingga Juli 2021.

"Tahun ini untuk penyaluran beras masih sangat minim, sehingga stoknya melimpah," kata Chrisvon Tua Situmorang saat ditemui di Gudang Bulog Pegambiran, Jalan Ahmad Yani, Kota Cirebon, Kamis (5/12/2019).

Ia berharap, pada 2020 bisa menyalurkan beras yang saat ini masih menumpuk di gudang.

Agar pihaknya bisa kembali menyerap beras milik petani saat musim panen tiba.

Ia menilai rendahnya penyaluran beras Bulog dikarenakan digantinya program beras sejahtera (rastra).

"Makanya penyaluran Bulog sedikit tersendat, sementara untuk terjun ke pasar harus beras yang premium," ujar Chrisvon Tua Situmorang.

Padahal, menurut dia, Bulog sendiri mendapat tugas untuk menyerap beras petani yang kualitasnya medium.

Saat ini, beras tersebut sulit dikeluarkan sehingga masih menumpuk di gudang Bulog.

Hingga November 2019, pihaknya berhasil menyerap 79.220 ton beras petani.

"Untuk penyerapan beras petani memang kami menjadi nomor satu secara nasional," kata Chrisvon Tua Situmorang.

Bulog Cirebon Serap 79.220 Ton Beras Petani, Terbanyak se-Indonesia

Stok Beras Bulog Cirebon Capai 101 Ribu Ton, Aman Hingga 2021

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved