Hadapi Pilkada Serentak 2020, Bawaslu Minta Ide Konstruktif dari 8 Kampus

Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan mengatakan pihaknya menggandeng kampus di delapan kabupaten/kota

Hadapi Pilkada Serentak 2020, Bawaslu Minta Ide Konstruktif dari 8 Kampus
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Seminar penegakan hukum pemilu yang digagas Bawaslu dan digelar di kampus Unsur, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan mengatakan pihaknya menggandeng kampus di delapan kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada serentak 2020.

Bawaslu meminta masukan konstruktif dari kalangan civitas akademika untuk penegakan hukum pemilu.

"Bawaslu ingin bersinergi dengan kampus, satu di antaranya di Cianjur dengan kampus Unsur karena di sini ada Pilkada Cianjur 2020, materi diberikan dalam bentuk seminar soal proses pemilu kaitan dengan penegakan hukum pemilu kaitan dengan masukan dari kampus," ujar Abdulah di kampus Unsur, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, ide konstruktif sangat diperlukan karena Bawaslu sadar betul proses pemilu memerlukan peran serta multistakeholder.

"Kampus menjadi bagian penting untuk mengawal pemilu dan menjaga kualitas pemilu," kata Dahlan.

Ia mengatakan, memberikan materi di satu sisi membangun akuntabilitas dan kedua sharing gagasan penguatan permasalahan ke depan.

Kecil Kemungkinan Sandiaga Uno Jadi Pejabat BUMN, Kata Erick Thohir

"Jadi kami mengadakan acara ini di delapan kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada untuk menyinergikan dan mengawal proses pilkada," katanya.

Menurutnya, kampus merupakan mitra strategis yang memberikan instrumen kritis dalam setiap penyelenggaraan pilkada.

"Kami berharap ada upaya pencegahan pelanggaran pemilu, dan kontestasi pilkada berjalan dengan fair," katanya.

Seorang peserta seminar, Nanang Rustandi, mengatakan gagasan menyaring ide dari kampus merupakan langkah positif yang dilakukan Bawaslu.

Bocah 4 Tahun Ini Tewas dengan Kulit Melepuh dan Dadanya Gosong, Sebelumnya Cuma Sakit Flu dan Pilek

Pihaknya melihat banyak gagasan baru yang muncul saat sesi diskusi. Ia berharap Bawaslu bisa menyaring dan mengumpulkan bahan masukan dari kampus untuk kemajuan produk hukum dan penegakan hukum pemilu.

"Ini cukup bagus dan menjadi hal baru bagi kampus karena kami dilibatkan untuk memberikan ide konstruktif," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved