Buat Bangunan di Atas atau Buang Sampah di Drainase Bakal Kena Sanksi, Raperda Tata Bangunan Air

Mendirikan bangunan di atas atau membuang sampah di drainase bakal kena sanksi. Ada raperda tata bangunan air.

Buat Bangunan di Atas atau Buang Sampah di Drainase Bakal Kena Sanksi, Raperda Tata Bangunan Air
TribunJabar.id/Hakim Baihaqi
Ilustrasi drainase. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - DPRD Kota Cirebon bersama DPUPR Kota Cirebon tengah menggodok raperda tentang Tata Bangunan Air.

Kepala DPUPR Kota Cirebon, Syaroni, mengatakan, jika raperda itu telah disahkan, maka bisa menjadi masterplan penataan drainase di Kota Cirebon.

"Kota Cirebon belum memiliki rencana induk jaringan drainase sehingga tidak bisa dipetakan mana jaringan primer, sekunder, dan tersier," ujar Syaroni saat ditemui usai rapat bersama Pansus Raperda tentang Tata Bangunan Air di DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (4/12/2019).

Saat ini, pihaknya tengah mendata kondisi drainase se-Kota Cirebon dengan melibatkan konsultan.

Pendataan itu menginventarisasi lokasi mana saja yang drainasenya berfungsi optimal dan tidak optimal.

Ia mengatakan, data itu dibutuhkan sebagai dasar untuk melakukan optimalisasi jaringan drainase.

Selain itu, Syaroni juga menyebut ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam raperda tentang Tata Bangunan Air.

Terutama perihal sanksi bagi orang yang mendirikan bangunan atau membuang sampah di drainase.

"Saya kira itu perlu dibahas dengan Bagian Hukum Setda Kota Cirebon dan Satpol PP Kota Cirebon," kata Syaroni.

Ketua Pansus Pembahas Raperda tentang Tata Bangunan Air, Heriyanto, mengatakan, bakal membahas ulang dengan Satpol PP dan Bagian Hukum Setda Kota Cirebon khususnya mengenai pemberian sanksi.

"Pertanggungjawabannya nanti berat untuk instansi terkait, dan harus saling mengawasi," ujae Heriyanto.

DPUPR Kota Cirebon Akui Tidak Semua Drainase Berfungsi Optimal

Stok Berlimpah, Perum Bulog Cirebon Akui Tahun Ini Penyaluran Beras Sangat Minim

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved