Breaking News:

Peluncuran Website dan Pelantikan Pengurus PWI Peduli Warnai Konferensi Kerja PWI Jawa Barat

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, secara resmi membuka Konferensi Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat.

Penulis: Giri | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/SUGIRI U. A
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat membuka Konferensi Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Horison Bandung, Rabu (4/12). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, secara resmi membuka Konferensi Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Horison Bandung, Rabu (4/12). Konferensi juga dihadiri Ketua PWI Pusat, Atal S Depari.

Dalam konferensi yang berlangsung hingga besok, selain membicarakan program kerja juga punya agenda lain. Di acara yang dihadiri pengurus serta perwakilan pengurus PWI kabupaten/kota se-Jawa Barat digelar pelantikan pengurus PWI Peduli Jawa Barat. Ini merupakan sebuah wadah sosial yang ada di kepengurusan PWI Jabar.

Selain itu, Uu juga didaulat untuk meluncurkan website PWI Jabar dengan nama domain pwijabar.com.

Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kompetensi wartawan dengan menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Menurutnya, hal ini sangat penting karena pertumbuhan anggota PWI di Jabar cukup signifikan. Saat ini, katanya, ada 200 anggota PWI Jabar yang baru bergabung. Rekrutmen ini juga dibarengi dengan UKW.

Sedangkan Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, menyambut baik program ini. Ia mengatakan, PWI Jabar selalu terdepan dalam pengembangan organisiasi wartawan. "Jabar memiliki kepengurusan di hampir semua kabupaten/kota. Daerah lain hanya ada memiliki tiga kepengurusan kabupaten kota dari 12 daerah yang ada. Tambahan 200 anggota baru juga itu luar biasa," katanya.

Uu berharap konferensi berjalan dengan baik dan mendapatkan program kerja yang berguna. "Program kerja itu yang biasa saja agar bisa dikerjakan dengan baik. Kalau programnya tidak biasa, malah nanti susah mengerjakannya," kata Uu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved