Jumat, 24 April 2026

Doa Harian

Doa Bagi Ibu yang Mengandung, Doa Melahirkan Agar Lancar dan Selamat, Bacaan Latin, Arab dan Artinya

Proses malahirkan adalah perjuangan bagi seorang wanita mempertaruhkan nyawa. Dalam Islam tercantum doa melahirkan agar lancar dan selamat.

Editor: Hilda Rubiah
HUFFINGTON POST
ILUSTRASI 

Proses malahirkan adalah perjuangan bagi seorang wanita mempertaruhkan nyawa. Dalam Islam tercantum doa melahirkan agar lancar dan selamat

TRIBUNJABAR.ID - Memiliki sang buah hati adalah impian bagi semua pasangan suami istri.

Saat tahu bahwa istri sedang hamil, persaan gembira tentu terpancar dari kedua pasangan.

Tak hanya itu proses melahirkan juga menjadi momen yang tunggu untuk kedatangan sang buah hati.

Perasaan khawatir, harap-harap cemas dan lainnya campur aduk menjadi satu saat proses ini terjadi.

Persalinan merupakan sebuah proses yang harus dilalui oleh seorang ibu untuk menghadirkan kehidupan yang baru di dunia.

Innalillahi, Seorang Ibu Wafat dengan Wajah Tersenyum Sesaat Usai Melahirkan 3 Bayi Kembar di Medan

Satu hal yang pastinya paling diharapkan ialah bayi yang dilahirkan berada dalam kondisi sehat, utuh tanpa cacat, dan segala kebaikan lainnya.

Di samping itu juga berharap ibu yang melahirkan juga selamat dan cepat kembali bugar.

Agar proses persalinan lancar dan selamat, berikut doa yang diamalkan menghadapi proses persalinan.

Doa Melahirkan Agar Lancar dan Selamat :

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Latin :

Wallahu akhrajakum min buthuuni ummahaatikum laa ta'lamuuna syai-an waja'ala lakumussam'a wal abshaara wal af-idata la'allakum tasykuruun(a).

Artinya :

"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu, dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur" (QS. An-Nahl 16:78)

Foto-foto Ibu Muda Meninggal Usai Lahirkan 3 Bayi Kembar di Medan, Bayinya Sehat, Ganteng & Cantik

Keistimewaan Wanita Melahirkan Kemudian Meninggal, Dalam Islam Disebut Wafat Keadaan Syahid

Dikabarkan baru-baru ini, seorang ibu wafat usai melahirkan 3 bayi kembar di Medan.

Santer viral di media sosial, kabar tersebut mendapatkan simpati dan perhatian masyarakat.

Banyak yang mendoakan supaya ibu yang wafat itu dalam keadaan syahid, husnul khotimah dan diampuni segala dosanya.

Lantas bagaimana keterangan dalam Islam?

Seorang ibu atau wanita yang melahirkan kemudian wafat dianugerahkan syahid diampuni segala dosanya?

Dilansir dari dalamislam.com, dalam keterangan Islam, melahirkan adalah salah satu bentuk anugerah bagi para wanita.

Hal ini juga yang menjadikan posisi seorang wanita atau ibu dalam Islam memiliki posisi tinggi dibandingkan ayah.

Sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu,

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’

"Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ 
"Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’

"Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari 5971 dan Muslim 2548).

Bacaan Doa & Dzikir Setelah Sholat Wajib Lima Waktu, Bahasa Arab dan Latin Lengkap dengan Artinya

Dari keterangan riwayat hadist tersebut betapa mulianya seorang wanita atau seorang ibu.

Menjadi ibu merupakan karunia kesempurnaan bagi wanita.

Tidak semua wanita diberi kepercayaan untuk menjaga amanah tersebut.

Ilustrasi melahirkan
Ilustrasi melahirkan (Shutterstock/Kompas.com)

Dalam konsep Islam, disebutkan dari proses kehamilan hingga membesarkan anak, seorang wanita mengorbankan banyak hal.

Allah Subhanahu wata'alla telah memberikan keistimewaan bagi wanita yang meninggal saat sedang melahirkan.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran tentang pencitaan manusia, dan hakikatnya.

Kendati begitu, para wanita seyogyanya kemudian tidak menyurutkan semangatnya untuk menyempurnakan kodratnya.

Demikian, Rasulullah SAW pernah menegaskan dalam hadistnya mengenai pahala yang berlimpah bagi wanita yang hamil kemudian melahirkan namun meninggal dunia.

Selamatkan Hidup di Dunia dan Akhirat, Ini Doa Bagi Orangtua agar Anak Menjadi Sholeh dan Sholehah

Rasulullah mengatakan bahwa wanita yang hamil, melahirkan kemudian meninggal itu akan disejajarkan dengan para pejuang yang meninggal syahid di medan perang.

Dari ‘Abdullah bin Busr radhiyallahu anhu

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْقَتِيلُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ شَهِيدٌ وَالْمَطْعُونُ شَهِيدٌ وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ وَمَنْ مَاتَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

“Orang yang terbunuh di jalan Allah (fii sabilillah) adalah syahid; orang yang mati karena wabah adalah syahid; orang yang mati karena penyakit perut adalah syahid; dan wanita yang mati karena melahirkan adalah syahid.” (HR. Ahmad, 2: 522. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dan ‘Adil Mursyid menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim).

Hadist di atas menegaskan seorang wanita meninggal saat melahirkan, maka kematiannya dianggap sebagai mati syahid.

Karena ia telah berjuang menyempurnakan kodratnya, serta memuliakan manusia baru di dunia.

Demikian betapa hal itulah yang menjadi keistimewaan bagi kaum wanita.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved