Nil Maizar Berharap Keajaiban Musim Lalu Terulang, Bawa Tim yang Dilatihnya Lolos Degradasi

Nil Maizar berharap keajaiban musim lalu terulang. Membawa tim yang dilatihnya lolos degradasi. Kemarin Tira Persikabo, kini Persela.

Nil Maizar Berharap Keajaiban Musim Lalu Terulang, Bawa Tim yang Dilatihnya Lolos Degradasi
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLA/JUARA.NET
Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persela Lamongan belum bisa bernapas lega di lima pertandingan terakhir Liga 1 2019.

Sebab, Laskar Joko Tingkir belum benar-benar aman dari jeratan degradasi.

Tim asuhan Nil Maizar ini kini duduk di posisi 14 dengan raihan 31 poin hasil dari 29 kali pertandingan.

Menjelang pertandingan menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019), Nil Maizar mengatakan bahwa persaingan untuk lolos dari degradasi sangat luar biasa.

"Ini mungkin pertempuran yang sangat luar biasa, lima tim atau enam tim, tiga pasti ada yang degradasi, tiga tim akan selamat. Karena poin kami itu selisihnya dekat.  Jadi memang belum tahu siapa yang akan terdegrasi, mungkin bisa jadi sampai pertandingan terakhir," ujar Nil Maizar dalam sesi jumpa pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17, Selasa (2/12/2019).

Tahun lalu, Nil menghadapi situasi yang hampir mirip ketika menangani PS Tira.

Ketika itu, Nil membawa PS Tira lolos dari jurang degradasi setelah finisih di posisi 15.

Dia berharap, kesuksesan itu bisa terulang tahun ini dengan membawa Persela lolos dari zona degradasi.

"Tahun lalu saya sama Tira, kami empat tim sama-sama nilai 39, menarik, kita tunggu saja kisah kehidupan liga ini seperti apa. Saya berharap begitu mudah-mudahan Allah akan jawab yang terbaik," katanya.

Dua tahun berturut-turut dalam situasi yang berat karena harus mengeluarkan tim yang diasuhnya keluar dari zona degradasi, Nil mengambil hikmahnya.

Ia berharap para pemainnya bisa berjuang hingga akhir liga karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi.

"Iya, gak tau ya jadi cerita tahun depan itu, saja. Jadi memang buat saya itu luar biasa, jadi memang hikmahnya satu saja, jangan pernah lelah berjuang sampai akhir, sama dengan pertandingan, ketika Anda unggul 1-0, jangan Anda kira sebelum peluit panjang berbunyi anda sudah menang, mana tahu di 93 atau 94 lawan membalas. Anda bisa menang atau kalah," ucapnya.

Pelatih Persib Bandung Berharap Supardi Nasir Jawab Kepercayaan di Laga Lawan Persela Lamongan

Bhayangkara FC vs Persija Jakarta Tak Jadi di Stadion Patriot, Pindah ke PTIK dan Tanpa Penonton

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved