Demo Buruh di Jabar

Mogok Kerja 4 Hari, Buruh Janji Kembali ke Gedung Sate pada 6 Desember Nanti

Buruh tetap mogok untuk besok (3 Desember) sampai tanggal 6 (Desember)," kata Ketua Aliansi Buruh Jabar, Asep Sudrajat

Tribun Jabar/ theofilus Richard
Demonstrasi buruh di depan Gedung Sate, Senin (19/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Selain menuntut revisi Surat Keputusan Gubernur tentang UMK 2020, buruh menuntut Gubernur memfasilitasi walikota dan bupati untuk menetapkan upah minimum sektoral kabupaten kota (UMSK) dan menuntut pemerintah mencabut PP 78 tentang Pengupahan.

Ketua Aliansi Buruh Jabar, Asep Sudrajat, mengatakan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Senin (2/12/2019) juga menuntut Gubernur Jabar untuk mengeluarkan surat edaran untuk bupati dan wali kota dalam rangkan memfasilitasi perundingan penetapan UMSK 2020.

“Buruh tetap mogok untuk besok (3 Desember) sampai tanggal 6 (Desember) tapi mereka akan berjuang di daerahnya masing-masing memperjuangkan UMSK. Kami minta gubernur mengeluarkan surat edaran untuk memfasilitas perundingan UMSK,” kata dalam aksi tersebut.

Asep mengatakan pihaknya yang berasal daei 18 serikat pekerja ini juga tetap membawa isu nasional dengan menuntut pemerintah mencabut PP 78 tentang Pengupahan.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar Roy Jinto Ferianto mengatakan massa tidak akan menggelar aksi di Gedung Sate setelah unjuk rasa tersebut. Pihaknya baru akan ke Gedung Sate kembali pada 6 Desember 2019.

"Tidak dengan aksi unjuk rasa, kami akan datang bertemu dengan dewan pengupahan dari 27 kabupaten dan kota, bertemu difasilitasi Pemprov Jabar membicarakan upah ini," katanya.

Mengapa Buruh di Jabar Keukeuh Demo Meski Gubernur Sudah Teken SK? Ternyata Ini Alasannya

UMK 2020 Naik, Buruh di Karawang dan Subang Malah Resah Kehilangan Pekerjaan, Cemas Pabrik Ditutup

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved