SEA Games 2019

Kisah Sedih di Balik Medali Emas Anak Banjaran di SEA Games 2019, Tanding saat Bapak Dioperasi

Windy, lulusan SMPN 1 Banjaran memastikan medali emas setelah sukses mengangkat beban 86 kg pada angkatan ketiga snatch.

Kisah Sedih di Balik Medali Emas Anak Banjaran di SEA Games 2019, Tanding saat Bapak Dioperasi
INSTAGRAM/Tim Indonesia SEA Games 2019
Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisyah saat tampil dan merebut di kelas 48 kg di SEA Games 2019. 

Namun, menurut Windy, sang ayah memberikan motiviasi kepada dirinya sebelum bertanding.

"Kata dia tenang saja karena papa ada yang jagain di sana. Semangat saja. Kasih yang terbaik buat papa," tutur Windy.

Windy tidak memungkiri bahwa berbagai masalah tersebut sempat mengganggu konsentrasinya.

Oleh karena itu, lifter berusia 17 tahun tersebut bersyukur bisa tampil sebagai juara.

"Ini SEA Games pertama. Bisa memecahkan rekor, alhamdulillah. Berkat orang tua dan juga pelatih," ujarnya.

Selain meraih medali emas, Windy juga berhasil memecahkan rekor dunia youth angkatan snatch yang tercatat atas namanya sendiri.

Pada rekor sebelumnya, Windy menorehkan beban terbaik 86 kg untuk jenis angkatan snatch.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Pilu Windy Cantika Sebelum Meraih Medali Emas", https://bola.kompas.com/read/2019/12/02/12110008/kisah-pilu-windy-cantika-sebelum-meraih-medali-emas?page=all.
Penulis : Ferril Dennys
Editor : Ferril Dennys

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved