Tahun Lalu Dua Orang Tewas, Kini Dinkes KBB Pun Waspada DBD di Musim Hujan
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai mewabahnya penyakit Demam
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mewaspadai mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang bisa menyerang warga saat memasuki musim hujan seperti saat ini.
Pasalnya, jika berkaca pada musim hujan tahun 2018, Dinkes KBB mencatat, terjadi 429 kasus DBD dan dua di antaranya meninggal dunia, sehingga hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes KBB, Asep Sutia mengatakan, pada awal musim hujan ini pihaknya sudah memberikan instruksi ke setiap puskesmas untuk melakukan antisipasi penyakit DBD.
"Itu perlu dilakukan karena dikhawatirkan ada peningkatan kasus, makanya kami dan puskesmas juga melakukan sosialisasi (pencegahan) ke masyarakat," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (1/12/2019).
• Avanza Hancur Lebur di Tol Cipali KM 113, 2 Bocah dan 4 Orang Dewasa Tewas, Begini Kronologinya
Untuk mencegah peningkatan kasus DBD saat musim hujan, masyarakat diminta untuk melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), sedangkan Dinkes KBB siap untuk melakukan fogging di setiap kecamatan jika diperlukan.
"Dalam mengahadapi musim penghujan harus waspada, karena takutnya ada lonjakan kasus DBD. Tahun lalu jumlah kasusnya cukup banyak, tapi tahun ini mudah-mudahan enggak," kata Asep.
Ia mengatakan, peningkatan jumlah kasus DBD biasa terjadi pada awal tahun. Berdasarkan data Dinkes KBB, pada Januari 2019 saja sebanyak 238 orang yang suspect DBD.
• Jejak Digital Mahasiswa ITB yang Meninggal Setelah 7 Hari 7 Malam Kerjakan Skripsi, Sempat Curhat
"Biasanya peningkatan kasus DBD itu pada awal tahun, jadi harus ada pencegahan dan kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat dan kader," ucapnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga lingkungan rumah, jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk aedes aegypti atau jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.