Jelang Ulang Tahun OPM, Lima Pejabat Negara Kunjungi Papua, Siapa Saja Mereka?

Menurut Mahfud MD, keberadaan sejumlah pejabat negara di Papua menujukkan bahwa daerah tersebut dalam kondisi aman.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (19/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAYAPURA - Organisasi Papua Merdeka (OPM) bakal merayakan hari jadinya pada tanggal 1 Desember 2019 besok.

Menjelang hari ulang tahun itu, beberapa pejabat negara melakukan kunjungan kerja ke Papua.

Kapolri Jenderal Idham Azis bersalaman dengan mantan Kapolri yang jadi Mendagri Tito Karnavian saat pelantikan Idham Azis menjadi Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Kapolri Ancam Copot Kapolda/Kapolres yang Suka Main Proyek: Saya Bisa Copot 10-15 Kapolres.
Kapolri Jenderal Idham Azis bersalaman dengan mantan Kapolri yang jadi Mendagri Tito Karnavian saat pelantikan Idham Azis menjadi Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Kapolri Ancam Copot Kapolda/Kapolres yang Suka Main Proyek: Saya Bisa Copot 10-15 Kapolres. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Setidaknya ada lima pejabat negara yang kini berada di Papua.

Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Kemudian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo.

Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis pun ada di sana.

Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo didampingi Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja memberikan keterangan pers usai menjengku korabn luka panah di RS Provita, Jayapura, Minggu (27/10/2019).
Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo didampingi Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja memberikan keterangan pers usai menjengku korabn luka panah di RS Provita, Jayapura, Minggu (27/10/2019). ((Hari Susiyanto/Kementerian PUPR))

Menurut Mahfud MD, keberadaan sejumlah pejabat negara di Papua menujukkan bahwa daerah tersebut dalam kondisi aman.

"Untuk menunjukkan bahwa tidak ada apa-apa di sini. Kalau negara gawat, kan tidak pejabatnya yang datang makan di warung-warung kecil, artinya biasa-biasa saja di sini," ujar Mahfud di Jayapura, Sabtu (30/11/2019).

Menurut Mahfud MD, kekhawatiran banyak pihak menjelang 1 Desember 2019 tidak berdasar, karena fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda.

Ia melihat bahwa situasi keamanan di Papua sangat kondusif.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved