Residivis yang Jadi Bandar Ganja di Kabupaten Bandung Dibekuk, Polisi Incar Pelaku Selama Sepekan

Satnarkoba Polresta Bandung berhasil mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dalam Operasi Antik Lodaya 2019

Residivis yang Jadi Bandar Ganja di Kabupaten Bandung Dibekuk, Polisi Incar Pelaku Selama Sepekan
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Satnarkoba Polresta Bandung berhasi menangkap bandar ganja. Pengungkapan kasus ganja tersebut bersamaan dengan pengungkapan 4 kasus lainnya yakni penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dalam Operasi Antik Lodaya 2019. Semua tersangka dan barang buktinya diungkap pada media di Mapolresta Bandung, Jumat (29/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Satnarkoba Polresta Bandung berhasil mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dalam Operasi Antik Lodaya 2019 yang digelar dari tanggal 22-30 Oktober 2019.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Bandung AKP Jaya Sofyan di wilayah hukum Polresta Bandung.

"Dari lima kasus itu, enam orang tersangka diamankan, di antaranya berinisial JK alias Akew bandar ganja, DN dan RN pengedar sabu, JK pengedar sabu, WE dan HD penjual obat psikotropika," katanya dalam Konferensi Pers yang digelar di Mapolresta Bandung, Soreang, Jumat (29/11/2019).

Sejumlah barang bukti narkoba jenis ganja, sabu, dan obat-obatan psikotropika berhasil diamankan dalam operasi tersebut. Dan dipamerkan dalam gelar perkara tadi siang.

"Untuk barang bukti ganja ada 7,5 kg, sabu 5,75 gram dan 8,75 gram juga ribuan butir obat-obatan terlarang," ujarnya.

Ular Piton Raksasa Salah Paham, Mau Diselamatkan Malah Beringas, Kejar dan Naik Mobil Turis Asing

BREAKING NEWS, Umuh Muchtar Geram dengan Kepemimpinan Wasit di Laga Bali United Vs Persib Bandung

Jaya menambahkan ganja yang diamankan dari tangan tersangka ini berasal dari Aceh. Tersangka JK termasuk jaringan Aceh.

Sementara itu Wakpolresta Bandung Kompol Mikranudin Hasibuan mengatakan, kasus peredaran narkoba itu berhasil diungkap berkat laporan dari masyarakat.

"Ganja ini disebarkan di Kabupaten Bandung nantinya, kasus ini kami ikuti lebih kurang selama satu Minggu," kata Mikra.

Mikra berujar, pihaknya kini sedang melakukan pendalaman kasus peredaran ganja yang berhasil diungkap.

Saat ini, pihaknya sedang mengincar orang pertama yang menjual ganja tersebut kepada tersangka.

Persib Bandung Gagal Tekuk Bali United, Kim Jeffrey : Saya Lebih Memilih Tidak Cetak Gol, tapi . . .

Kata Teco Usai Mengalahkan Persib Bandung, Sempat Sebut Suporter dan Kualitas Tim Maung

Keenam tersangka dijerat Pasal 114, Pasal 112 dan Pasal 127 tentang penyalahgunaan narkoba.

Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bandung bila menemukan peredaran narkoba di wilayahnya segera laporkan kepada pihak kepolisian.

"Kami berkomitmen menindak apapun bentuk peredaran narkoba di Kabupaten Bandung. Mohon bantuan kepada masyakat memberikan informasi terkait peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bandung," pungkasnya. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved