PDAM Tirta Raharja Prediksi Pemakaian Air Saat Libur Akhir Tahun Mengalami Peningkatan

Perumda Air Minum Tirta Raharja atau PDAM memprediksi pemakaian air bersih pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2020 nanti akan mengalami peningkatan

PDAM Tirta Raharja Prediksi Pemakaian Air Saat Libur Akhir Tahun Mengalami Peningkatan
Istimewa
Humas PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati dan Petugas ketika cek pengolahan air. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Perumda Air Minum Tirta Raharja atau PDAM Tirta Raharja memprediksi pemakaian air bersih pada saat libur akhir tahun yakni Natal dan Tahun Baru 2020 nanti akan mengalami peningkatan.

Untuk saat ini Perumda melakukan upaya agar pasokan air tetap normal dengan cara melakukan pemeliharaan pipa saluran, membersihkan saluran-saluran yang tersumbat, mengganti jika ada pipa yang bocor, serta mengoptimalkan sumber air yang ada.

Manajer Junior Humas dan Sekretariat Perumda Air Minum Tirta Raharja, Sri Hartati, mengatakan jika berkaca pada tahun sebelumnya, pemakaian air bersih di saat libur Natal dan Tahun Baru mengalami kenaikan sekitar 10-15 persen dari kondisi normal.

Menengok Pembangunan Taman Air Mancur Pertama di Cimahi, Telan Dana Rp 850 Juta, Bulan Depan Selesai

"Makanya kami melakukan langkah antisipasi agar pasokan air bersih untuk 101.293 Sambungan Rumah (SR) pelanggan di saat libur panjang Natal dan Tahun Baru tetap terpenuhi," ujarnya saat ditemui di Kantor PDAM Tirta Raharja, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Jumat (29/11/2019).

Sri mengatakan, dengan berbagai upaya yang dilakukan ketersediaan sumber air baku untuk suplai air ke pelanggan diharapkan bisa berjalan lancar dan tetap normal meski ada peningkatan pemakaian.

Meskipun, kata dia, sepanjang musim kemarau yang terjadi sejak Juni-November 2019, dengan mengacu kepada informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), debit air milik PDAM Tirta Raharja khususnya di wilayah utara mengalami penurunan.

"Jika biasanya debit air berkisar 180 liter per detik, namun selama musim kemarau debitnya turun menjadi hanya 60 liter per detik," kata Tati.

Kendati demikian, pihaknya memastikan meski ada penurunan debit air, pasokan untuk semua pelanggan akan tetap aman dan mencukupi hingga akhir tahun nanti.

"Insya Allah (pasokan air) akan tetap mencukupi dan aman," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved