Guru Agama di Aceh Cabuli 6 Siswa SD di Kelas Saat Jam Pelajaran, Korban 'Disuap' Rp 5000

Seorang guru agama di sebuah SD di Kota Banda Aceh memanfaatkan pekerjaannya untuk mencabuli anak didiknya.

Guru Agama di Aceh Cabuli 6 Siswa SD di Kelas Saat Jam Pelajaran, Korban 'Disuap' Rp 5000
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, ACEH - Seorang guru agama di sebuah SD di Kota Banda Aceh memanfaatkan pekerjaannya untuk mencabuli anak didiknya.

Sebanyak enam siswi kelas IV menjadi korban pencabulan pelaku berinisial S (39).

Lebih parahnya, S mencabuli korban di saat jam pelajaran berlangsung.

"Pelaku S (39) merupakan guru kontrak mata pelajaran agama (diniyah) dan olahraga di sekolah SD tersebut," kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Tri Sutrisno, dalam rilisnya, Rabu (27/11/2019).

Trisno menuturkan, tersangka yang sudah dua bulan menjadi tenaga guru kontrak di SD itu mencabuli siswa saat jam belajar berlangsung di ruang kelas.

Pelajar SMA di Luwu Sering Nonton Film Porno dan Cabuli Bocah Berusia 6 Tahun

Modusnya, korban yang duduk di bangku paling belakang disuruh membaca dan menghafal kitab.

Kemudian, pelaku duduk di samping dan melakukan aksi pencabulan dengan cara meraba bagian kemaluan korban.

“Pelaku mencabuli siswi saat proses jam belajar berlangsung di ruang kelas, korban duduk di bangku paling belakang kemudian pelaku langsung duduk di samping korban melakukan aksi cabul dengan cara meraba kemaluan korban,” kata dia.

Setelah melakukan aksi pencabulan terhadap anak didiknya, pelaku meminta agar korban tidak memberitahuan aksi bejatnya kepada siapapun dan memberi imbalan uang kepada korban sebesar Rp 5.000.

“Kemudian pelaku juga mengucapkan kepada korban 'besok lagi ya'," sebut dia.

Aksi bejat tersangka terbongkar setelah satu dari enam siswi yang menjadi korban pencabulan itu bercerita kepada orang tuanya, sehingga pihak wali murid langsung melapor ke pihak sekolah dan polisi.

“Pelaku ditangkap saat melarikan diri di kawasan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, beberapa hari lalu," ujar dia.

Dari kasus pencabulan anak di bawah umur itu polisi mengamankan barang bukti berupa uang Rp 5.000 dan seragam sekolah.

Pelaku dijerat dengan Pasal 82 Ayat 2 dan 3 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah diubah dengan UU RI 35 Tahun 2014 dan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman minimal 5 dan maksimal 15 tahun kurungan penjara. (Kompas.com/Raja Umar)

Cabuli 15 Murid dan Dihukum Kebiri Kimia, Pembina Pramuka Ini Tak Ajukan Banding

Pulang Mengaji, Bocah 7 Tahun di Makassar Ditarik Seorang Pria ke Toilet dan Dicabuli

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved