Hari Bersejarah, First Piling Gitet 500kV PLTU Indramayu Akhrinya Dimulai

Konstruksi GITET 500kV PLTU Indramayu, dimana progres konstruksi yang sempat tertunda pelaksanaannya akhirnya bisa dimulai.

Hari Bersejarah, First Piling Gitet 500kV PLTU Indramayu Akhrinya Dimulai
Istimewa
Kamis (28/11) menjadi hari bersejarah bagi konstruksi GITET 500kV PLTU Indramayu, dimana progres konstruksi yang sempat tertunda pelaksanaannya akhirnya bisa dimulai. 

TRIBUNJABAR.ID - Kamis (28/11) menjadi hari bersejarah bagi konstruksi GITET 500kV PLTU Indramayu, dimana progres konstruksi yang sempat tertunda pelaksanaannya akhirnya bisa dimulai.

"Dengan mengucapkan basmallah, first piling GITET 500kV PLTU Indramayu kita mulai!", komando General Manager PT PLN (Persero) UIP JBT I Octavianus Duha .

Secara perlahan, tiang pondasi berdiameter 40cm dan panjang 12m, ditekan masuk ke dalam tanah menggunakan dongkrak hidraulis yang diberi beban counterweight sehingga tidak menimbulkan dampak getaran.

Disebut Hydraulic Jacking Pile, metode ini memiliki keunggulan sendiri dalam pemancangan pondasi dimana tidak akan menimbulkan efek getaran bagi area di sekitar lokasi kegiatan.

PLN Jabar Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Tidak kurang dalam hitungan menit, tiang pondasi pertama dari total 15.048m' untuk keperluan konstruksi GITET 500kV PLTU Indramayu telah tertanam seluruhnya di dalam tanah.

Dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Multifabrindo Gemilang, pekerjaan piling ini ditargetkan selesai dalam kurun 3 (tiga) bulan. Sedangkan konstruksi GITET 500kV PLTU Indramayu sendiri ditargetkan selesai pada September 2020.

Dalam sambutannya, GM PLN UIP JBT I, Octa optimis target konstruksi GITET 500kV PLTU Indramayu dapat tercapai.

Selain nantinya akan menyalurkan daya dari PLTU Indramayu 1 x 1000MW, GITET 500kV PLTU Indramayu juga dapat segera mengevakuasi daya dari PLTU Batang menuju GITET 500kV Cibatu Baru di Kota Deltamas.

Selain dihadiri kontraktor pelaksana, kegiatan First Piling GITET 500kV PLTU Indramayu juga dihadiri oleh Konsultan Supervisi PLN Pusmanpro, Kapolsek Patrol Kompol Mashudi & Danramil 1614/Anjatan Kapten CZI Samsudin.

Bertahun-Tahun Gelap Gulita, Akhirnya Dua Keluarga di Bandung Barat Nikmati Listrik PLN

Ruly Chaerul, Manajer PLN UPP Kit JBT 4 berharap dukungan dari berbagai pihak.

"Dukungan dan kerjasama dari stakeholder baik dari pemerintah, polsek, koramil maupun masyarakat menjadi kunci dalam penyelesaian berbagai proyek pemerintah, termasuk proyek ketenagalistrikan.

Ke depannya PLN berharap kerja sama dan sinergi dapat terus kita tingkatkan, terutama menyongsong pembangunan PLTU Indramayu 1 x 1000 MW yang akan dimulai pada tahun 2021," ujar Ruly.

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved